Pentingnya Deteksi Dini Penglihatan Binokuler Pada Anak

Anak berkacamata.
Sumber :
  • Pixabay/Publikdomainpictures

VIVA – Gangguan penglihatan merupakan masalah kesehatan membutuhkan perhatian khusus. Saat ini sekitar 10 persen dari 66 juta anak usia sekolah (5-19 tahun) mengalami gangguan mata akibat kelainan refraksi. 

img_title Sering Kesulitan Membaca Tulisan Kecil? Waspadai Gangguan Mata yang Mulai Muncul di Usia 40-an

Menurut data Riset Kesehatan Dasar tahun 2013, sekitar 4,6 persen dari total populasi penduduk Indonesia memakai kacamata refraksi atau kacamata minus. Masalah ini akan sangat mengganggu anak anak meraih prestasi dengan optimal di sekolahnya dan tentu saja masa depan mereka, itulah pentingnya dilakukan deteksi dini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para orangtua juga wajib mewaspadai kelainan refraksi pada anak-anak. Kelainan yang lebih dikenal sebagai rabun jauh, rabun dekat dan mata silinder ini memiliki keluhan buram dan berbayang melihat benda baik pada jarak jauh maupun dekat.

img_title Dokter Ungkap Bahaya Paparan Layar pada Anak, Gangguan Penglihatan Makin Banyak Terjadi

Jika terlambat ditanggani kelainan refraksi dapat mengarah kepada kelainan penglihatan dua mata atau disebut kelainan binokuler. Contoh kelainan binokuler adalah Strabismus (juling) baik yang terlihat atau tidak, dan Lazy Eye (mata malas)," kata General Manager Syaripudin di sela Grand Opening Kasoem Vision Care cabang Grage Mall, Cirebon, Jawa Barat, seperti dilansir lewat rilis yang diterima VIVA Minggu 1 Desember 2019.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, karena hal itu menurutnya pemeriksaan dini sangatlah penting. "Berdasarkan kepedulian, kami akan memberikan fasilitas pemeriksaan Binokuler secara Gratis kepada masyarat Cirebon dan sekitarnya selama Bulan Desember. Selain itu, Kami memberikan layanan pemeriksaan contrast sensitivity dan screening buta warna di mana masyarakat tinggal datang ke Kasoem Vision care cabang Grage Cirebon dan langsung bisa melakukan pemeriksaan mata tersebut," ujarnya.

img_title Sering Diabaikan, Gangguan Mata Ini Ternyata Dialami 76 Juta Orang Indonesia

Hal ini dilakukan dalam rangka Pembukaan Kasoem Vision Care cabang di Grage Mall. Pemeriksaan ini tidak memiliki batasan usia sehingga bisa dilakukan oleh orang tua, anak anak ataupun dewasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harapannya, melalui program ini, permasalahan gangguan penglihatan di wilayah cirebon bisa mendapatkan solusi khususnya untuk anak anak agar mereka bisa meraih impian dan cita cita mereka tanpa ada hambatan dari penglihatan.  

Ilustrasi pemeriksaan mata.

Jangan Abaikan Kesehatan Mata, Skrining 55 Juta Orang Ungkap Temuan Ini

Gangguan penglihatan masih menjadi persoalan kesehatan yang perlu diwaspadai, terutama karena sejumlah kelainan mata tidak selalu disadari sejak awal.

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut