Jamur Kancing Ternyata Baik Bagi Jantung dan Bisa Cegah Kanker
- Pixabay
VIVA – Jamur putih merupakan salah satu jenis jamur yang paling banyak dibudidayakan di dunia. Jamur putih (Agaricus bisporus) atau yang dikenal di Indonesia dengan sebutan jamur kancing atau jamur champignon, adalah jenis jamur yang dapat dipanen di berbagai tahap pertumbuhannya.Â
Ketika muda dan belum cukup besar, jamur jenis ini berwarna putih kecokelatan, namun ketika sepenuhnya tumbuh, jamur ini dikenal sebagai jamur portobello yang besar dan berwarna lebih gelap. Selain enak dimakan, ternyata jamur putih mengandung beragam nutrisi esensial yang dibutuhkan tubuh. Mulai dari vitamin B, kalium, antioksidan, kalsium, hingga asam linoleat serta rendah kalori.Â
Lalu apa saja manfaat kesehatan dengan mengonsumsi jamur putih berikut ini ulasannya seperti dilansir dari laman Heathline. Â
1. Jamur putih memiliki sifat melawan kanker
Â
Jamur putih mengandung beragam senyawa antioksidan, termasuk polifenol, polisakarida, ergothioneine, glutathione, selenium, dan vitamin C. Antioksidan ini membantu memerangi efek berbahaya dari stres oksidatif, yang mengarah pada kerusakan sel yang dapat mempercepat penuaan dan meningkatkan risiko pengembangan penyakit jantung dan kanker tertentu.
Senyawa fenolik utama dalam jamur putih adalah flavonoid dan asam fenolik, yang memiliki fungsi sebagai antioksidan maupun pro-oksidan. Sebagai antioksidan, jamur putih membantu meningkatkan kelangsungan hidup sel, sementara sebagai pro-oksidan, jamur putih dapat mencegah pertumbuhan tumor.
Terlebih lagi, polisakarida (salah satu senyawa bioaktif utama jamur putih) juga memiliki efek antikanker yang kuat. Salah satu jenis polisakarida spesifik adalah beta glukan. Â Beta glukan ini dapat merangsang sistem kekebalan tubuh seseorang untuk mengaktifkan makrofag dan sel-sel pembunuh alami, yang melindungi tubuh dari infeksi, organisme berbahaya, dan penyakit, termasuk kanker.
2. Jamur putih kaya akan glutathione dan ergothioneine.
Glutathione bertindak baik sebagai antioksidan dan agen detoksifikasi, yang membantu menghilangkan zat berbahaya yang asing bagi tubuh. Â Sementara itu, ergothioneine dalam jamur dapat melindungi DNA dari kerusakan oksidatif.
3. Kaya vitamin C dan seleniumÂ
Vitamin C dan selenium dalam jamur putih menawarkan sifat antikanker yang meningkatkan produksi sel-sel pelindung sistem kekebalan tubuh seseorang, termasuk sel-sel pembunuh alami, yang membantu melawan perkembangan kanker. Selain itu, vitamin C menghambat enzim tertentu, mencegah kanker menyebar.