Beda Batuk Alergi dan COVID-19

Ilustrasi batuk/TBC/virus corona/COVID-19.
Sumber :
  • Freepik/drobotdean

VIVA – Cuaca yang tak menentu menjadikan beberapa orang yang sensitif mengalami alergi yang kambuh seperti batuk, mata berair, dan demam. Kondisi tersebut cenderung dikhawatirkan sebagai gejala virus corona jenis baru atau COVID-19 yang sangat menular.

img_title Hakim Tolak Dalih COVID-19 Nadiem di Perkara Chromebook, Singgung Arahan 'Mas Menteri'

Gejala utama pada pasien COVID-19 adalah demam tinggi serta batuk berkepanjangan. Gejala tersebut cenderung membingungkan karena sangat mirip.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Umumnya gejala alergi antara lain hidung mampet atau berair, bersin, sakit tenggorokan, mata berair, dan kadang batuk," ujar ketua The Royal College of GPs, Prof Martin Marshall dikutip laman Daily Star.

img_title Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Westafel saat Covid-19 Divonis Bebas

Batuk yang dialami ini yang kadang membuat pasien alergi menjadi khawatir telah tertular virus corona itu. Namun, sebenarnya ada cara mudah untuk membedakan dua penyakit tersebut.

"Pada alergi, biasanya gejala lebih ringan dan cenderung terasa saat sore dan malam," paparnya.

img_title Pertama dalam Sejarah, Mantan Perdana Menteri Spanyol Jadi Tersangka Korupsi

Saat cuaca sedang lembab atau hujan juga cenderung membuat gejala lebih ringan. Berbeda dengan COVID-19 yang mengalami gejala sepanjang hari dan disertai demam tinggi.

"Jika batuknya berkepanjangan dan ada demam, maka kami sarankan untuk mengisolasi diri secara mandiri," jelasnya.

Bendera China.

Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

China gagal mencapai target pertumbuhan ekonomi tahunannya, yang menggarisbawahi tantangan struktural yang semakin besar yang dihadapi ekonomi terbesar kedua di dunia.

img_title
VIVA.co.id
26 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut