5 Gaya Seks Ini Bisa Cegah Ejakulasi Dini
- Elite Daily
VIVA – Ejakulasi dini menjadi musuh terbesar pria saat harus performa di ranjang demi memuaskan pasangan. Terlebih, sudah terbukti pria dapat dengan mudah ejakulasi dibandingkan wanita, karena hanya butuh waktu lima menit.
Sedangkan wanita membutuhkan waktu antara 15 sampai 20 menit untuk mencapai klimaks. Tentu, banyak pria yang akhirnya tak percaya diri dengan aksinya di ranjang, bukan?
Kabar baiknya adalah ada berbagai trik untuk pria yang dapat membantu mereka bertahan lebih lama di tempat tidur seperti mencoba berbagai posisi seks. Beberapa yang paling populer mengubah kecepatan dan kedalaman penetrasi serta membantu Anda mengontrol pernapasan.
Menggunakan kondom dapat membantu menunda ejakulasi tetapi Anda tidak selalu mendapatkan sensasi penetrasi intim yang Anda dapatkan tanpanya. Lantas, posisi seperti apa saja yang mampu cegah ejakulasi dini sehingga berikan kepuasan untuk pasangan? Berikut rangkumannya dari laman Daily Star.
1. Berhadapan
Melakukan posisi ini dengan sukses memang tidak mudah, tetapi itu sepadan pada hasilnya. Gaya ini memungkinkan pasangan untuk menikmati hubungan yang sangat intim.
Salah satu keuntungan terbesarnya adalah Anda dapat melakukannya sambil berdiri atau duduk di tempat tidur. Untuk masuk ke posisi, saling berhadapan dan memeluk, baik dalam posisi berdiri atau pria di atas wanita.
Juga jika salah satu dari Anda melingkari kaki di pinggul pasangannya, maka itu akan mendukung pengalaman penetrasi dalam. Berani coba?
2. Posisi menyendok
Anda pasti akan terbiasa dengan posisi ini, dan ini adalah salah satu pilihan terbaik untuk bertahan lebih lama sebelum ejakulasi. Mulailah dengan berbaring miring dan posisikan istri di punggungnya.
Ajak dia melenturkan kakinya sedikit sehingga Anda bisa penetrasi dari belakang. Tujuannya di sini adalah untuk berjalan perlahan, tetapi ini juga meningkatkan keintiman bagi Anda dan pasangan.
3. Posisi misionaris
Posisi misionaris adalah salah satu yang paling terkenal di dunia, dan juga salah satu yang paling sering dipraktikkan, karena kesederhanaannya. Jika kita berpegang pada metode klasik, maka wanita akan berbaring telentang dengan kaki terbuka dan tertekuk.