Perhatikan, 3 Ciri Sakit Kepala Ini Pertanda Infeksi Omicron

Sakit kepala.
Sumber :
  • Times of India

VIVA – Gejala Omicron mirip dengan flu biasa dan sebagian besar menyebabkan pilek, sakit tenggorokan, nyeri tubuh dan dada, kelelahan serta sakit kepala.

img_title Kenapa Stamina Pria Menurun Setelah Usia 40?

Menurut studi aplikasi yang berbasis di Inggris, sakit kepala merupakan salah satu dari lima gejala teratas Omicron. Meski banyak dikeluhkan orang setiap hari, namun sakit kepala yang disebabkan oleh varian Omicron terasa berbeda dari yang lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sakit kepala persisten merupakan tanda awal varian Omicron dan sering disertai dengan gejala lain, seperti pilek, sakit tenggorokan, dan kelelahan. Berikut tiga cara untuk membedakan sakit kepala yang disebabkan oleh infeksi Omicron, dilansir Times of India, Rabu 16 Februari 2022.

img_title Usia Makin Bertambah, Pria 40 Tahun ke Atas Bisa Mengalami 7 Perubahan Ini

Ilustrasi sampel pasien varian Omicron

Photo :
  • Times of India

Sedang hingga sangat menyakitkan

img_title Ingin Kabur dari Rutinitas? Kenali 5 Tanda Anda Sebenarnya Butuh Istirahat, Bukan Liburan

Intensitas sakit kepala tergantung pada pemicunya. Akan ringan jika disebabkan oleh tekanan kerja, parah jika disebabkan oleh migrain. Dalam kasus infeksi Omicron, sakit kepala sebagian besar terasa sedang hingga parah.

Rasanya seperti berdenyut, menekan atau menusuk, yang jarang terjadi pada kasus sakit kepala umum. Selain itu, sakit kepala yang disebabkan oleh varian Omicron juga berlangsung selama 3 hari, meski sudah minum obat penghilang rasa sakit sekali pun.

Terjadi di kedua sisi

Jika diperhatikan, terkadang sakit kepala kita hanya terasa di satu sisi, baik kanan, kiri atau bagian tengah saja. Daerah nyeri pada sakit kepala, biasanya tergantung pada penyebabnya.

Namun ketika terinfeksi Omicron, sakit kepala akan terasa di kedua sisi. Seluruh kepala mungkin akan terasa tegang dan sakit.

Disertai dengan peradangan

Sakit kepala

Photo :
  • Times of India

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut para ahli, sakit kepala dalam kasus Omicron bisa menjadi reaksi peradangan tubuh saat melawan virus. Saat virus berkembang biak di sistem pernapasan, virus juga akan memengaruhi sinus yang menyebabkan peradangan.

Hal yang sama terjadi jika terpapar Omicron. Jadi, sakit kepala biasanya terjadi dengan peradangan pada sinus. Jika kamu menderita masalah infeksi sinus, maka sakit kepala akan berlangsung lebih buruk.

Ilustrasi Penelitian

Virus Misterius Tewaskan Peneliti di Rusia, Akankah Bisa Jadi Wabah Baru?

Seorang peneliti di laboratorium Irkutsk Research Anti-Plague Institute of Siberia, di Kota Shelekhov, Rusia meninggal karena infeksi virus misterius pada pekan lalu.

img_title
VIVA.co.id
5 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut