Selain Sehat, Ini 3 Manfaat Positif Bangun Pagi Lainnya
- U-Report
VIVA Lifestyle – Orang yang memiliki kebiasaan bangun pagi hari dan langsung memulai hari biasa disebut sebagai ‘morning person’. Namun, tak sedikit orang yang merasa sulit untuk bangun pagi, apalagi jika memang sudah terlalu sering begadang dan bangun di atas jam 9 pagi.
Padahal, bangun pagi memiliki segudang manfaat positif. Waktu bangun pagi yang dimaksud adalah bangun antara pukul 5.00 hingga pukul 6.00. Scroll yuk melihat artikel lengkapnya.
Melansir Sleep Advisor, bangun pagi manfaatnya akan terasa untuk kesehatan, karena bisa menghirup udara lebih segar sebelum terkena polusi, memiliki banyak waktu untuk olahraga dan tentu bisa membuat dan mengonsumsi sarapan yang sehat.Â
Namun, selain berpengaruh pada produktivitas dan juga kesehatan, ada beberapa manfaat positif lainnya dari bangun pagi. Berikut manfaat tersebut:Â
Suasana Hati (Mood) Lebih Positif & Bahagia
Ilustrasi Bahagia
- pixabay
Melansir dari Only My Health, bangun lebih pagi bisa membuat suasana hati menjadi lebih baik dan positif. Jika kamu tidur setidaknya 7-9 jam setiap hari, maka itu dapat berguna sebagai penambah suasana hati. Tidur
Tidur tidak cukup atau tidak berkualitas dapat membuat kamu dalam suasana hati yang buruk dan membuat kamu merasa kesal di pagi hari.Â
Mengenai perasaan bahagia di sini bukan berarti kamu akan langsung merasa senang dalam waktu dekat (seperti 5 menit setelah bangun pagi), melainkan berhubungan dengan poin pertama, yaitu membuat suasana hati seseorang lebih bahagia secara umum.
Penelitian menunjukkan bahwa manula cenderung lebih bahagia daripada anak-anak muda karena mereka lebih sering bangun pagi. Sementara anak-anak muda dan dewasa yang sering bekerja dan bermain hingga larut malam, dan jarang bangun pagi memiliki suasana hati yang lebih buruk setiap harinya.
Kulit Lebih Sehat
Ilustrasi Kulit Wajah Sehat
- SNP Lab
Kurang tidur dapat membuat tubuh menjadi lemas dan wajah terlihat sembab. Apalagi, setelah melewati malam yang berat, maka kulit kamu bisa cepat muncul garis-garis halus, kerutan, pucat, dan kelopak mata bengkak atau turun. Serta, menurut banyak penelitian, kurang tidur juga dapat menyebabkan jerawat. Begitu pula dengan jika terlalu lama tidur.Â