8 Penyebab Kerusakan Otak, Waspada Nomor 6

ilustrasi kerusakan otak
Sumber :
  • U-Report

4. Bekerja saat Sakit

img_title Orang yang Lahir Sebelum 1990-an Punya 3 Kebiasaan Hemat yang Patut Ditiru Generasi Muda

Perempuan sakit

Photo :
  • Eat This

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Memaksa otak untuk tetap bekerja saat tubuh Anda sedang sakit dapat memperpanjang proses penyembuhan. Di saat yang sama, sistem kekebalan tubuh pun bisa sangat berkurang sehingga Anda berisiko untuk mengalami penyakit penyerta.

img_title Dari Deteksi Dini hingga Pengobatan, Ini Tantangan Layanan Kanker di Kawasan Industri Bekasi

5. Kurangnya Interaksi Sosial

Bersosialisasi

Photo :
  • Times of India

img_title Donor Plasma Masih Asing bagi Banyak Orang, Padahal Dibutuhkan untuk Terapi Pasien

Interaksi sosial yang terjaga dengan baik dapat menurunkan rasa kesepian, bahkan kecemasan. Dengan demikian, fungsi otak juga akan terjaga dengan lebih optimal. Sebaliknya, apabila kurang interaksi sosial, Anda bisa saja merasa kesepian, cemas, bahkan depresi. Hal-hal seperti ini dapat meningkatkan risiko terjadinya kerusakan otak.

6. Menonton Konten Pornografi

Menyaksikan konten pornografi secara rutin dapat merusak lima bagian otak, terutama prefrontal. Kondisi ini akan berdampak pada terjadinya penurunan nilai akademik dan gangguan logika.

Selain itu, kerusakan bagian prefrontal otak akibat terlalu sering nonton konten porno juga dapat membuat Anda lebih mudah merasa tertekan. Kerusakan otak ini bahkan lebih parah dari narkoba, lho!

7. Penggunaan ganja

VIVA Militer: Ganja kering siap hisap

Photo :
  • businesstech.co.za

Sebagian orang memilih memakai ganja sebagai cara mereka untuk merasa lebih rileks, santai dan bebas dari rasa sakit. Sayangnya, ganja juga dapat memicu kerusakan memori.

Sebuah penelitian telah menemukan efek penggunaan ganja terhadap fungsi memori. Penelitian telah menunjukkan bahwa otak yang terpapar ganja pada usia muda menunjukkan beberapa dampak pada fungsi kognitif mereka di kemudian hari.

8. Konsumsi gula berlebihan

Ilustrasi makanan kaya gula

Photo :
  • U-Report

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengonsumsi banyak kandungan gula ternyata tak hanya timbulkan obesitas tapi juga dapat mengembangkan resistensi terhadap insulin. Insulin adalah hormon yang digunakan tubuh untuk mengatur kadar gula darahnya. Itulah sebabnya mengapa insulin sangat penting bagi penderita diabetes.

Sayangnya, jika asupan gula menyebabkan perubahan kadar insulin, maka itu dapat mengubah cara sel menggunakan dan menyimpan gula. Perubahan ini akan memengaruhi bagaimana neuron bereaksi terhdap gula.

Ilustrasi bekerja.

Orang Cerdas Biasanya Paling Tidak Tahan dengan 3 Kebiasaan Ini di Tempat Kerja

Orang dengan kecerdasan tinggi bisa mudah frustrasi di tempat kerja karena tiga hal ini, mulai dari obrolan tak penting hingga kebiasaan micromanaging.

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut