8 Penyebab Kerusakan Otak, Waspada Nomor 6
- U-Report
4. Bekerja saat Sakit
Perempuan sakit
- Eat This
Memaksa otak untuk tetap bekerja saat tubuh Anda sedang sakit dapat memperpanjang proses penyembuhan. Di saat yang sama, sistem kekebalan tubuh pun bisa sangat berkurang sehingga Anda berisiko untuk mengalami penyakit penyerta.
5. Kurangnya Interaksi Sosial
Bersosialisasi
- Times of India
Interaksi sosial yang terjaga dengan baik dapat menurunkan rasa kesepian, bahkan kecemasan. Dengan demikian, fungsi otak juga akan terjaga dengan lebih optimal. Sebaliknya, apabila kurang interaksi sosial, Anda bisa saja merasa kesepian, cemas, bahkan depresi. Hal-hal seperti ini dapat meningkatkan risiko terjadinya kerusakan otak.
6. Menonton Konten Pornografi
Menyaksikan konten pornografi secara rutin dapat merusak lima bagian otak, terutama prefrontal. Kondisi ini akan berdampak pada terjadinya penurunan nilai akademik dan gangguan logika.
Selain itu, kerusakan bagian prefrontal otak akibat terlalu sering nonton konten porno juga dapat membuat Anda lebih mudah merasa tertekan. Kerusakan otak ini bahkan lebih parah dari narkoba, lho!
7. Penggunaan ganja
VIVA Militer: Ganja kering siap hisap
- businesstech.co.za
Sebagian orang memilih memakai ganja sebagai cara mereka untuk merasa lebih rileks, santai dan bebas dari rasa sakit. Sayangnya, ganja juga dapat memicu kerusakan memori.
Sebuah penelitian telah menemukan efek penggunaan ganja terhadap fungsi memori. Penelitian telah menunjukkan bahwa otak yang terpapar ganja pada usia muda menunjukkan beberapa dampak pada fungsi kognitif mereka di kemudian hari.
8. Konsumsi gula berlebihan
Ilustrasi makanan kaya gula
- U-Report
Mengonsumsi banyak kandungan gula ternyata tak hanya timbulkan obesitas tapi juga dapat mengembangkan resistensi terhadap insulin. Insulin adalah hormon yang digunakan tubuh untuk mengatur kadar gula darahnya. Itulah sebabnya mengapa insulin sangat penting bagi penderita diabetes.
Sayangnya, jika asupan gula menyebabkan perubahan kadar insulin, maka itu dapat mengubah cara sel menggunakan dan menyimpan gula. Perubahan ini akan memengaruhi bagaimana neuron bereaksi terhdap gula.