Penting! Ini 5 Cara Mencegah Risiko Diabetes

Ilustrasi diabetes
Sumber :
  • Pixabay/ tumisu

Seperti apa tipsnya untuk mencegah diabetes? Yuk simak tips-tipsnya!

img_title Kenapa Pria Makin Sering Buang Air Kecil Setelah Usia 40? Bahayakah?

1. Perbanyak konsumsi buah dan sayur

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

sayur dan buah

Photo :
  • Pixabay/ carlosfs05

img_title Harga Game Turun Drastis, Ini 7 Tips Berburu Diskon agar Tidak Menyesal Setelah Membeli

“Buah dan sayur merupakan sumber serat yang baik, sehingga dapat membantu memperlambat
penyerapan gula ke dalam darah. Pilihlah buah dan sayur yang rendah gula, mengandung
antioksidan dan mineral seperti alpukat, pepaya, apel, serta pisang yang agak kehijauan (tidak
lembek) dan sayuran hijau,” saran Rachel dalam rilis yang diterima VIVA.

“Berbagai produk makanan dan minuman sehat, seperti buah-buahan dan sayur-sayuran, mengalami kenaikan transaksi yang signifikan selama semester I 2023 saat pascapandemi dibandingkan semester II 2019 saat prapandemi. Misalnya, penjualan buah alpukat naik lebih dari 1,5 kali lipat dan transaksi sayur brokoli naik lebih dari 11 kali lipat,” jelas Revie.

img_title 1/4 Orang Dewasa Indonesia Alami Obesitas yang Ternyata Penyakit Kronis, Dokter: Bukan Sekadar Kebanyakan Makan!

2. Batasi konsumsi karbohidrat, pilih protein yang rendah lemak

Ilustrasi nasi.

Photo :
  • Freepik/freepik

Karbohidrat merupakan sumber energi utama, namun untuk mencegah risiko diabetes harus membatasi konsumsinya.
“Pilihlah makanan dengan karbohidrat kompleks yang memiliki indeks glikemik rendah sehingga dicerna tubuh secara perlahan dan tidak menyebabkan kadar gula darah
naik secara drastis, seperti nasi merah, quinoa atau oatmeal, ubi dan singkong,” tambah Rachel.

Quinoa adalah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, bisa menjadi salah satu makanan
pilihan mencegah risiko diabetes. “Quinoa mengalami kenaikan hingga 2 kali lipat selama semester
I 2023 saat pascapandemi dibandingkan semester II 2019 saat prapandemi,” papar Revie.

Selain membatasi konsumsi karbohidrat, pilihlah makanan dengan kandungan protein yang rendah
lemak, seperti dada ayam, ikan dan kacang-kacangan.

"Produk makanan kaya protein dan ramah diabetes juga laris. Contohnya, penjualan ikan naik hampir 6 kali lipat, sedangkan penjualan ayam dada naik lebih dari 6 kali lipat selama semester I 2023 saat pascapandemi
dibandingkan semester II 2019 saat prapandemi,” tambah Revie.

3. Atur jadwal makan dan camilan secara teratur

Ilustrasi ngemil/camilan.

Photo :
  • Pexels

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aturlah jadwal makan dan camilan secara teratur dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap
stabil.

“Pertimbangkan mengatur jadwal makan 3 kali sehari secara teratur dengan 2 kali cemilan pagi
dan sore,” ungkap Rachel
.
“Sarapan sangat penting khususnya bagi yang mengalami diabetes. Konsumsi makanan yang tidak
meningkatkan gula darah di pagi hari, misalnya makan telur, kacang-kacangan, nasi merah dan
masih banyak lagi,” tambah Rachel lagi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut