5 Tips Cegah Masalah Jantung Saat Jalankan Ibadah Haji di Tengah Cuaca Panas

Penyelenggaraan Ibadah Haji
Sumber :
  • Darmawan/MCH2019

VIVA – Ibadah Haji merupakan dambaan setiap umat muslim yang mampu. Namun, ibadah yang dilaksanakan di tanah suci Mekkah ini kerap kali bertepatan dengan musim panas yang terik. Kondisi ini, bila tidak diwaspadai, bisa menimbulkan masalah kesehatan, terutama pada jantung.

Ngeri! Gelombang Panas Tewaskan 150 Ribu Orang di Seluruh Dunia

Bagi jemaah haji yang memiliki riwayat penyakit jantung, atau usia yang sudah lanjut, kondisi ini perlu menjadi perhatian khusus.

Namun tak perlu khawatir, ada beberapa tips yang bisa diikuti untuk menjaga kesehatan jantung saat menjalankan ibadah Haji di tengah cuaca panas:

Serangan Jantung Mendadak Mengancam, Kenali Ciri dan Faktor Risikonya!

Ilustrasi jantung.

Photo :
  • Eat This

1. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Permintaan Layanan Kesehatan Melonjak, ICRC Buka RS Lapangan di Rafah

Cuaca panas yang menyengat dapat menyebabkan dehidrasi. Kondisi ini bisa berakibat fatal, terlebih bagi kesehatan jantung. 

Oleh karena itu, pastikan untuk selalu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Minumlah air putih secara rutin walau tidak merasa haus. Dianjurkan untuk minum air mineral setidaknya 2-3 liter per hari.

Selain air putih, jemaah haji juga bisa mengkonsumsi buah-buahan yang banyak mengandung air, seperti semangka, melon, atau timun. Hindari minuman berkafein atau bersoda karena justru bisa meningkatkan dehidrasi.

2. Tetap Rutin Minum Obat Penyakit Jantung

Pastikan anda selalu membawa obat-obatan penyakit jantung yang diresepkan oleh dokter dan minumlah sesuai dengan dosis dan waktu yang ditentukan.

Jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum berangkat haji untuk memastikan obat yang anda konsumsi masih sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Ilustrasi serangan jantung

Photo :
  • Eat This

3. Perhatikan Level Aktivitas Fisik

Menjalankan ibadah haji tentu menuntut stamina dan kekuatan fisik. Namun, di tengah cuaca panas, ada baiknya untuk bijak mengatur tenaga.

Hindari aktivitas fisik yang berat, terutama di bawah terik matahari langsung. Gunakan payung atau parasit saat berada di luar ruangan. Manfaatkanlah waktu siang hari untuk beristirahat di penginapan atau tempat teduh yang tersedia.

Ibadah haji lebih mengutamakan kekhusyukan, bukan pada kecepatan atau kesempurnaan fisik. Jangan memaksakan diri untuk mengikuti rombongan jika merasa kelelahan. Mintalah bantuan petugas jika membutuhkan kursi roda atau perlu di prioritaskan saat tawaf.

4. Perhatikan Pola Makan

Ibadah haji juga membutuhkan energi yang cukup. Namun, di saat cuaca panas, sistem pencernaan bisa terganggu.

Oleh karena itu, perhatikan pola makan saat beribadah haji. Pilihlah makanan yang mudah di cerna, hindari makanan yang terlalu berlemak, pedas, atau gorengan.

Perbanyak konsumsi sayur dan buah untuk menjaga asupan nutrisi. Konsultasikan dengan dokter mengenai vitamin atau suplemen yang dianjurkan untuk menjaga stamina selama beribadah haji.

5. Kenali Gejala Heatstroke dan Segera Istirahat

Heatstroke merupakan kondisi darurat akibat paparan panas berlebihan. Gejala yang muncul berupa pusing, mual, muntah, lemas, hingga pingsan.

Jika anda mengalami gejala tersebut, segera cari tempat teduh dan beristirahatlah.  Basuhlah tubuh dengan air dingin atau kipas-kipasi untuk menurunkan suhu tubuh.

Jika gejala tidak kunjung membaik, segera hubungi petugas kesehatan.  Jangan anggap enteng gejala heatstroke karena bisa berakibat fatal.

Dengan menerapkan kelima tips ini, Insya Allah  ibadah haji yang dijalankan di tengah cuaca panas bisa tetap lancar dan khusyuk.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya