Dialami Nirina Zubir, Gimana Tanda Burnout dan Cara Mengatasinya?

Ilustrasi 'burnout'.
Sumber :
  • pexels.com/Nataliya Vaitkevich

VIVA – Burnout adalah kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental yang disebabkan oleh stres berkepanjangan, terutama yang berkaitan dengan pekerjaan atau tuntutan hidup yang tinggi. Seseorang yang mengalami burnout biasanya merasa lelah secara terus-menerus, kehilangan motivasi, serta merasa tidak berdaya atau sinis terhadap pekerjaannya. 

img_title Di Balik Target dan KPI, Ada Ancaman Burnout yang Tak Terlihat

Gejala ini dapat berdampak pada produktivitas, kesehatan mental, dan hubungan sosial. Yuk lanjut scroll artikel selengkapnya berikut ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Burnout bukan sekadar rasa lelah biasa, melainkan sebuah kondisi serius yang perlu dikenali dan ditangani agar tidak berkembang menjadi gangguan kesehatan yang lebih berat.

img_title 'Burnout' Bukan Drama, Data Ini Tunjukkan Bukti Nyata

Pencegahan dan penanganannya bisa dilakukan melalui istirahat yang cukup, manajemen stres, dan dukungan sosial. Salah satu artis yang sedang dalam kondisi ini adalah Nirina Zubir.

Nirina Zubir

Photo :
  • VIVA.co.id/Rizkya Fajarani Bahar

img_title Kelihatan Baik-baik Saja Padahal Otak Kelelahan, Waspada High-Functioning Burnout!

Ia mengaku stres berat akibat kasus sengketa tanah hingga pekerjaan yang tidak ada habisnya. Gejala burnout ternyata tidak terjadi secara tiba-tiba. Namun, kondisi itu akan semakin terasa ketika dalam tahap sudah parah.

"Seperti Anda bangun tidur karena flu. Gejala ini bersifat perlahan, bertahap, sayangnya Anda sampai pada titik kritis di mana gejala tersebut menjadi terlalu berat bagi orang tersebut dan mulai menimbulkan dampak yang sangat negatif," kata Psikolog Klinis, Mike McKinney, melansir RNZ, Kamis 8 Mei 2025.

Dalam buku terbarunya, Beating Burnout, Mike mengatakan orang-orang yang memiliki pendekatan "all-or-nothing" terhadap pekerjaan bisa lebih berisiko mengalami burnout.

Gejala burnout yang umum sering kali tumpang tindih dengan gejala depresi.

Burnout

Photo :
  • Freepik.com

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hilangnya motivasi atau minat pada hal-hal yang sebelumnya cukup penting dan utama bagi mereka, bisa jadi pekerjaan tetapi juga aktivitas keluarga dan hobi. Orang tersebut menjadi agak negatif dan acuh tak acuh terhadap apa yang terjadi di sekitar mereka dan mereka hanya ingin menarik diri dan merasa tidak memiliki energi kognitif atau fisik untuk berpartisipasi lagi," jelasnya.

Tipe kepribadian serba-atau-tidak-sama-sekali, dengan rasa fokus yang kuat pada pekerjaan dan prestasi adalah bahan utama untuk mengatasi kelelahan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut