Kemenkes Pastikan Vaksin di Puskesmas Tak Ada yang Palsu

Vaksin meningitis.
Sumber :
  • ANTARA/Septianda Perdana

VIVA.co.id – Menanggapi kabar penggerebekan pembuat vaksin bayi palsu di Tangerang Selatan baru-baru ini, Kementerian Kesehatan melalui Sekjennya, Untung Sutardjo mengapresiasi keberhasilan kepolisian dalam mengungkap hal itu.

WHO Temukan Vaksin Palsu COVID-19 di India dan Afrika

"Kita beri penghargaan tinggi atas keberhasilan polisi dapat membongkar obat dan vaksin palsu," ujarnya kepada VIVA.co.id, Rabu, 22 Juni 2016.

Dengan terbongkarnya kasus ini, Untung mengingatkan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam membeli vaksin atau obat-obatan di pasaran. Jangan hanya karena harganya murah lalu membeli begitu saja.

Lebih 2.500 Warga India Jadi Korban Vaksin COVID-19 Palsu

Meski begitu, ia meyakinkan bahwa produk vaksin yang dipakai di Puskesmas dan rumah sakit pemerintah tidak ada yang menggunakan produk palsu.

"Kalau rumah sakit pemerintah langsung membeli dari Biofarma, tidak melalui penyalur manapun, dan tidak mungkin membeli eceran. Mungkin yang perlu waspada adalah masyarakat yang menggunakan fasilitas kesehatan swasta," kata Untung.

Jual Vaksin COVID-19 Palsu, 80 Orang Diamankan Polisi China

Penyaluran vaksin dari pemerintah pun ditegaskan oleh Untung terjamin hingga ke bawah karena menggunakan sistem cold chain atau rantai dingin di mana penyaluran dari provinsi ke kabupaten hingga ke puskesmas-puskesmas aman. Dan, mereka tidak perlu membeli keluar lagi.

Baca juga:

Ilustrasi vaksinasi COVID-19

Hoaks, WHO Temukan Vaksin COVID-19 Palsu di Indonesia

Beredar informasi di media massa yang menyatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menemukan vaksin COVID-19 palsu di Indonesia.

img_title
VIVA.co.id
20 Agustus 2021