Lemak Berlebih Picu Perkembangan Sel Kanker

Ilustrasi kanker.
Sumber :
  • Pixabay/PDPics

VIVA.co.id – Banyak masalah kesehatan bisa timbul akibat pola hidup yang buruk. Pola hidup yang benar mencakup keseimbangan antara pola pikir, pola makan dan pola hidup sehat terkadang sulit untuk dilakukan.

img_title Banyak Konsumsi Makanan Berlemak Saat Lebaran? Begini Cara Susut Perut 5 Cm dalam 5 Hari

Dan, tahukah Anda, mereka yang cenderung melakukan aktivitas tidak sehat, memiliki dampak paling tinggi untuk mengubah sel tubuh normal menjadi sel kanker.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Suka bergadang, merokok, alkohol, stres dan makanan yang mengandung tinggi lemak. Dari tingginya lemak itu, bisa memicu hormon estrogen berlebih, sehingga membentuk sel kanker," ujar Dokter Deteksi Dini Kanker, dr. Hardinah Sabrida, di acara Breast Cancer Awareness Month, di Central Park, Jakarta, Rabu 12 Oktober 2016.

img_title Lebih dari 400 Ribu Kasus Kanker Baru di Indonesia, 70 Persen Terlambat Didiagnosis

Menurutnya, hormon estrogen alami memiliki manfaat baik untuk wanita, yakni memperlihatkan sisi feminin kaum hawa. Tapi, dengan ditambah lemak dari makanan yang akhirnya diserap menjadi estrogen tambahan, menghasilkan bahaya pada tubuh.

"Estrogen itu bisa dibilang salah satu lemak alami di tubuh. Kalau ada tambahan karena makanan, larinya ke mana? Hormon estrogen yang tidak dibutuhkan tubuh itu bisa berubah jadi kista pada usia muda dan jadi kanker pada mereka yang di atas usia 35 tahun," ujar dokter yang bekerja di RS Dharmais, Jakarta itu.

img_title Terungkap, Diet Intermitten Fasting 16:8 Ternyata Bisa Cegah Kanker

Selain makanan, tingginya kadar stres juga cukup pengaruhi terbentuknya hormon estrogen di tubuh. Oleh karena itu, disarankan untuk menjaga ketiga pola hidup sehat yang mampu melindungi diri dari serangan kanker.

"Stres pada workaholic yang tidak bisa diatasi, membuat sistem tubuh kacau. Makanya itu juga bisa memicu estrogen meningkat. Jadi, penting untuk menjaga pola hidup sehat," kata dia.

Ilustrasi kanker payudara. (Unsplash.com/Angiola Harry)

Dokter Ungkap Upaya Menurunkan Stadium Kanker dan Meningkatkan Harapan Hidup Pasien di Indonesia

Upaya menurunkan stadium kanker dan meningkatkan harapan hidup pasien dilakukan lewat deteksi dini, navigasi pasien, riset klinis, dan penguatan ekosistem onkologi.

img_title
VIVA.co.id
13 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut