Kenali Rinosinusitis pada Anak
- Pixabay
VIVA.co.id – Rinitis merupakan salah satu masalah pernapasan yang sering dialami anak-anak. Dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading dr. Isabella Riandani, Sp.A, M.Kes menjelaskan, rinitis adalah radang pada mukosa hidung. Orang awam mengenal rinitis sebagai pilek.
Sementara sinusitis adalah radang yang terjadi sedikitnya pada satu sinus paranasal. Mukosa hidung dan rongga sinus merupakan satu kesatuan sehingga ketika ada radang di mukosa hidung, dia akan mudah masuk ke rongga sinus.
"Gejala rinosinusitis yang bisa dikenali adalah hidung meler, hidung tersumbat, bersin, hidung gatal. Jika sinusitis sudah lebih berat karena masuk ke rongga yang tidak ada jalan keluarnya, akan terasa nyeri di bagian wajah dan hidung," ujar dr. Isabella saat acara SOHO BetterU di Kebon Sirih, Jakarta, Senin, 19 Desember 2016.
Selain itu, terjadi post nasal drip, di mana ada aliran ingus dari hidung ke tenggorokan, tidak bisa mencium bau, demam, sakit kepala, mulut bau, capek, sakit gigi, batuk, dan terkadang sakit telinga.
Ada empat klasifikasi rinosinusitis pada anak. Pertama adalah rinosinusitis akut di mana gejala hilang kurang dari 12 minggu. Kemudian rinosinusitis kronis, di mana gejala menetap lebih dari 12 minggu. Rinosinusitis akut berulang, di mana gejala sembuh kemudian kambuh lagi. Dan, rinosinusitis kronik eksaserbasi akut, di mana di antara dua episode akut, pasien tidak sembuh benar.
Ada berbagai penyebab rinosinusitis. Pertama adalah infeksi virus seperti rinovirus, influenza, coronavirus, dan adenovirus. Selain itu, infeksi bakteri, penyebab non alergi seperti bahan kimia, asap rokok, perubahan lingkungan, bau-bauan, dan stres, serta penyebab alergi seperti tungau debu rumah, spora, jamur, susu, dan lain-lain.
Menurut dr. Isabella, alergi adalah penyebab rinosinusitis paling besar yaitu 43 persen, sementara non alergi hanya 23 persen.
Gejala rinitis alergi ini timbul karena ada respons imun yang dimediasi oleh imunoglobulin E terhadap alergen tertentu. Karena itu, penting bagi orangtua mengenali apa yang menyebabkan alergi anak. Karena, rinitis ini bisa mempengaruhi kehidupan sosial, pola tidur, konsentrasi anak menurun sehingga menurunkan prestasinya secara umum. Dan, rinitis ini sangat erat kaitannya dengan sesak napas atau asma. (ase)