Lima Makanan Fermentasi Ini Bikin Langsing

Kimchi
Sumber :
  • Pixabay/Daecheonnet

VIVA.co.id – Fermentasi merupakan suatu proses pengawetan suatu bahan makanan dan minuman.  Meskipun makanan dan minuman sama-sama di fermentasi, namun pada keduanya memiliki dampak yang berbeda.

img_title Diet di Usia 50 Tahun Tak Boleh Sembarangan, Ini 10 Cara Aman Turunkan Berat Badan

Pada minuman yang difermentasi, cenderung mengandung banyak kadar gula, sehingga tidak baik bagi tubuh. Lain halnya dengan makanan yang difermentasi. Jenis makanan tersebut, diyakini mampu menurunkan berat badan karena mengandung sedikit gula dan kalori. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, saat proses fermentasi berlangsung, bakteri lama akan menghabiskan gula dalam makanan dan akhirnya menurunkan kadar gula di dalamnya.

img_title Kulit Mengendur Setelah Diet? Kenali Cara untuk Membentuk Kontur Tubuh

Berikut beberapa jenis makanan fermentasi yang baik dikonsumsi untuk menurunkan berat badan, dikutip dari laman Medical Daily.

1. Kacang kedelai fermentasi

img_title Jangan Asal Kurangi Nasi, Ini Cara Diet yang Lebih Tepat untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas

Tempe dan tahu merupakan beberapa jenis kedelai yang difermentasi. Keduanya baik dikonsumsi karena memiliki kandungan protein yang mampu melancarkan sistem pencernaan. Selain itu, kandungannya juga baik untuk sistem imun serta menurunkan risiko kanker.

2. Kimchi

Sebuah studi tahun 2011 menemukan bahwa konsumsi kimchi, memberi banyak manfaat. Peneliti menemukan bahwa pasien yang konsumsi kimchi, dapat menurunkan berat badannya. Konsumsi kimchi juga dapat memperbaiki gula darah, tekanan darah serta rasio pinggang dan panggul.

3. Saus tomat fermentasi

Saus tomat biasanya mengandung gula, gluten dan ragam jenis kandungan tidak sehat lainnya. Dengan proses fermentasi, semua kandungan buruk itu dapat dipangkas dan memberi dampak baik pada tubuh.

4. Yoghurt tanpa dairy (kandungan susu)

Yoghurt memang merupakan makanan fermentasi. Namun, yoghurt jenis tanpa dairy, lebih bermanfaat dalam menurunkan berat badan. Produk sayurannya dibuat dengan bubuk probiotik dan tapioka tanpa susu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

5. Acar

Acar mengandung probiotik. Rasanya yang asam, membuat beberapa orang, tidak menyukainya. Namun, kandungan sayuran, khususnya mentimun yang difermentasi, sangat baik untuk kesehatan sistem pencernaan. (mus)

Ilustrasi diet

Biar Hasilnya Bertahan Lama, Ini Cara Mempertahankan Berat Badan Setelah Diet

Simak cara mempertahankan berat badan setelah diet melalui pola makan seimbang, olahraga, tidur cukup, target realistis, dan pendampingan medis yang tepat.

img_title
VIVA.co.id
24 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut