Jenis Eksim Apa yang Anda Derita? Ini Cara Kenalinya

Ilustrasi kulit
Sumber :
  • Pixabay/Publikdomainpictures

VIVA.co.id – Eczema biasa dikenal eksim, merupakan jenis penyakit kulit yang umum dialami tak hanya pada orang dewasa, tapi juga anak-anak. Penyakit ini masuk dalam kategori penyakit dermatitis. Penderita eksim akan mengalami peradangan kulit dan respon berlebihan akibat alergi.

img_title Viral Bakery Klaim Gluten Free Diduga Palsu, Siapa Sosok Pemiliknya?

Walaupun penyakit ini tak masuk kategori penyakit berjangkit dan tidak berbahaya, tapi keluhannya membuat si penderita tersiksa hingga menurunkan rasa percaya diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyakit eksim ternyata memiliki banyak macam dan tipe. Biasanya untuk mengurangi peradangan atau meredakannya, dokter akan mencaritahu terlebih dahulu jenisnya.

img_title Viral Toko Bakery Ini Klaim Gluten Free Ternyata Bohong hingga Picu Alergi Hebat Pada Balita

Karenanya, sebelum Anda buru-buru menanganinya, berikut ini kenali beberapa jenis eksim menurut dr. Shakti Indraprasta, SpKK dari NMW Skincare kepada VIVA.co.id.

Dermatitis kontak

img_title Marak Kasus Keracunan, DPR Harap Pemerintah-BGN Tak Alergi Evaluasi Program MBG

Tipe penyakit ini disebabkan karena kulit berkontak langsung dengan bahan eksogen atau alergen. Pada umumnya, iritasi dari bahan kimiawi yang terkandung dalam produk yang terkena kulit lebih sering menjadi penyebab terjadinya dermatitis kontak dibandingkan reaksi alergen seperti pewangi dan krim kulit.

Dermatitis kontak umumnya muncul 1-5 hari setelah kulit berkontak dengan alergen dan dapat bertahan selama 3 minggu.

Dermatitis atopi

Penyakit kulit jenis ini biasanya paling sering timbul pada bayi dan anak-anak berusia 2 tahun. Keluhan utama si penderita adalah rasa gatal yang berlebih hingga mengganggu tidur penderitanya.

Dermatitis seboroik

Dermatitis seboroik juga dikenal sebagai cradie cap pada bayi dan dandruf (ketombe) pada dewasa muda. Pada bayi umumnya penyakit ini mengenai kulit kepala dan area popok.

Sementara untuk dewasa  seringkali muncul sebagai sisik kekuningan berminyak di area sekitar hidung yang terasa gatal. Sera busik di bagian kepala.

Dermatitis statis

Dermatitis yang timbul pada 1/3 tungkai bagian bawah berula bercak bersisik berwarna lebih gelap. Selain menggelap penyakit jenis ini akan menimbulkan rasa gatal dan terkait dengsn gangguan sirkulasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Psoriasis

Penyakit ini dapat muncul pada semua usia  dan pada anak umumnya akan mengeluarkan bercak merah yang sulit hilang di daerah pipi dan popok. Sementara pada dewasa bercak tersebut muncul merah di lutut dan siku.

Ilustrasi kutu

Hati-Hati Gigitan Kutu! Alergi Daging yang Sebabkan Kematian Muncul di Amerika

Kasus kematian pertama yang dikaitkan dengan sindrom alpha-gal yakni alergi terhadap daging mamalia yang ditularkan melalui gigitan kutu, baru-baru ini terungkap.

img_title
VIVA.co.id
14 November 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut