Permen Karet ini Diklaim Mampu Deteksi Kanker

Ilustrasi permen karet.
Sumber :
  • Pixabay/giesje

VIVA.co.id – Sebuah inovasi dalam dunia medis baru-baru ini ditemukan. Sebuah permen karet kini bisa mendeteksi adanya kanker dalam tubuh seseorang, caranya dengan menganalisis lewat air ludah sebagai deteksi awal adanya penyakit. Jika penelitian yang masih dikembangkan ini berhasil, maka untuk kemudian hari pasien kanker tidak perlu lagi menjalani tes darah dan tes urine.

img_title Direktur P2PTM Kemkes Sebut Cek Kesehatan Gratis Bisa Bantu Deteksi Dini Kanker

Seperti dilansir dari laman The Sun, permen karet menyerap apa yang dikenal sebagai “volatil” dalam air liur seseorang saat mereka mengunyah. Hal ini kemudian dianalisis untuk menentukan apakah itu mengandung bahan kimia tertentu yang diproduksi dalam tubuh ketika seseorang memiliki kanker.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Katherine Bazemore, Chief Executive Volatile Analysis, perusahaan yang mendanai penelitian permen karet untuk deteksi kanker ini menjelaskan bagaimana volatil senyawa organik yang diproduksi oleh tubuh saat menginvasi kanker.

img_title 5 Cara Cepat Menghilangkan Bau Mulut Setelah Makan Pete

Senyawa ini unik untuk setiap jenis kanker dan oleh karena itu, berdasarkan analisis dari gusi, dokter akan dapat menentukan jenis kanker pasien.

Mereka memilih media permen karet, karena untuk beberapa kasus permen karet berada di dalam mulut untuk jangka waktu yang lama. Sehingga memungkinkan senyawa volatil tersebut diambil.

img_title Teranostik Digital, Terobosan dalam Penanganan Kanker di Indonesia

Permen karet ini masih dalam tahap pengujian sehingga terlalu dini untuk mengetahui seberapa efektif fungsinya bagi penderita kanker. Tapi produsen permen karet ini mengatakan mereka berharap untuk membuat permen karet yang tersedia untuk dokter dan pasien tahun depan. (one)

Kanker paru-paru.

Kanker Paru Sering Terlambat Dideteksi, Ini Solusinya

Skrining dini kanker paru dengan LDCT dan tes EGFR bantu deteksi lebih cepat dan tentukan terapi tepat, tingkatkan harapan hidup pasien sejak tahap awal.

img_title
VIVA.co.id
7 Mei 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut