Kenapa Orang Indonesia Berisiko Tinggi Katarak

Ilustrasi penderita mata katarak
Sumber :
  • Pixabay/karosieben

VIVA.co.id – Paparan matahari dalam waktu lama, ternyata mampu meningkatkan risiko katarak pada mata. Iklim Indonesia yang berdaerah tropis, ternyata memicu peningkatan risiko katarak tersebut.

img_title Baksos Operasi Katarak Gratis, Tolak Angin dan RS Keluarga Sehat Rembang Bantu 50 Pasien

Indonesia dikelilingi oleh wilayah pantai dan pegunungan. Meski menyenangkan bisa berdampingan dengan alam, risiko penyakit dapat mengintai. Salah satunya, katarak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Katarak itu terjadi dan berisiko tinggi pada orang-orang yang mendapatkan paparan matahari tinggi, seperti di pantai dan pegunungan. Makanya, orang indonesia berisiko tinggi katarak, karena wilayahnya yang dikelilingi pantai dan pegunungan," ujar spesialis mata, dr. Gustri kusuma wardhani SpM, kepada VIVA.co.id beberapa waktu lalu.

img_title Ratusan Warga Babel Operasi Katarak Gratis

Menurut Gustri, pegunungan menjadi tempat strategis matahari untuk menumpahkan sinar UV. Hal ini karena datarannya yang cukup tinggi untuk mendapatkan sinar matahari. Sedangkan, orang-orang yang tinggal dan bekerja di pantai biasanya sangat berisiko katarak, karena tidak ada penghalang sinar matahari ke mata.

"Profesi nelayan biasanya berisiko tinggi alami katarak. Karena mereka sehari-hari bekerja di pantai dan tanpa penghalang pada mata seperti topi atau kacamata," tambahnya.

img_title Jangan Anggap Sepele! Ini 7 Gejala Katarak yang Muncul Perlahan, Sering Dikira Mata Minus Biasa

Terlebih, Gustri menambahkan adanya faktor kemalasan masyarakat Indonesia dalam mengonsumsi sayur mayur. Padahal, kandungan baik dalam sayuran mampu mencegah katarak sejak dini.

"Orang Indonesia juga jarang makan sayur. Kurangnya asupan sayur, membuat anti antioksidan menurun, sehingga radikal bebas di tubuh bisa bebas merusak sel, termasuk organ mata," paparnya.

Ilustrasi mata

Operasi Katarak Bukan Akhir dari Perawatan, Ini yang Perlu Dilakukan Pasien setelah Tindakan

Operasi katarak perlu diikuti perawatan yang tepat. Kenali pantangan setelah operasi, penggunaan obat tetes, jadwal kontrol, hingga risiko katarak sekunder.

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut