Tidur dan Seks Lebih Membahagiakan Dibanding Uang

Ilustrasi wanita.
Sumber :
  • Pexels/Pixabay

VIVA – Jika Anda berpikir uang bisa membeli kebahagiaan, mungkin cerita berikut bisa membuka mata Anda. Sebuah studi baru-baru ini membuat daftar indikator kebahagiaan teratas, dan menariknya uang bahkan tidak masuk sama sekali dalam daftar lima teratas.

img_title Pengemudi Taksi Online di Jakpus Sempat Tanya Open BO atau Tidak Sebelum Lakukan Pelecehan
Dilansir dari laman Times of India, para peneliti di Oxfords Economics dan National Centre for Social Research di Inggris, melakukan survei di mana mereka meminta 8.250 partisipan untuk mengisi kuisioner untuk menentukan kehidupan seperti apa yang baik bagi mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
img_title Pansus DPRD Kota Bandung Percepat Pembahasan Ranperda Pencegahan dan Pengendalian Perilaku Seks Berisiko
Survei tersebut memiliki 60 pertanyaan yang meliputi beberapa aspek termasuk keuangan, keamanan pekerjaan, waktu jam tidur setiap hari, serta hubungan dekat dengan teman dan keluarga.
 
img_title Cegah Perilaku Seks Berisiko, DPRD Dorong Perda Khusus
Hasil survei cukup bermakna. Indikator teratas ternyata ditempati oleh tidur dan seks yang menjadi kontributor terhadap kebahagiaan seseorang.
 
Setelah tidur dan seks, barulah muncul keamanan pekerjaan, kesehatan dari orang terdekat dan tersayang, dan mengobrol bersama tetangga.
 
Yang cukup membuat terkejut, penghasilan bahkan tidak masuk ke dalam pengaruh terbesar dalam persepsi seseorang akan hidup baik. Faktanya, kenaikan hingga 50 persen penghasilan, hanya meningkatkan satu menit skor hidup baik bagi partisipan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
Jika mengikuti studi ini, artinya kita perlu menghabiskan waktu berkualitas di tempat tidur untuk berbagai aktivitas, setiap hari, untuk mendapatkan hidup bahagia.
Ilustrasi seks.

73 Persen Pasangan Tak Pernah Diskusi Soal Seks, Psikolog Peringatkan Dampaknya pada Hubungan

Temuan dari The Gottman Institute menunjukkan bahwa 73 persen pasangan tidak pernah mendiskusikan kebutuhan seksual, fantasi, maupun batasan mereka secara mendalam.

img_title
VIVA.co.id
20 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut