Studi: Makan Keju Bikin Langsing

Keju
Sumber :
  • REUTERS/Lucy Nicholson

VIVA.co.id – Kabar gembira bagi penggemar keju. Produk olahan susu satu ini ternyata mampu menjaga berat badan Anda.

img_title E-Commerce Harus Utamakan Produk Lokal, Mendag Dorong Transparansi dari Platform hingga Konsumen

Menurut studi yang belum lama ini dilakukan oleh para peneliti di University College Dubline, Irlandia, pemakan keju umumnya lebih langsing dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi keju.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ya, ternyata keju tidak meningkatkan tingkat kolesterol tubuh. Demikian seperti dilansir dari laman Metro.co.uk.

img_title Jangan Asal Beli, Ini Tips Memilih Keju Sesuai Kebutuhan

Selain itu, peneliti mencatat bahwa orang yang mengonsumsi susu dan produk olahan susu dalam jumlah yang moderat sehari-harinya cenderung lebih sehat.

Studi tersebut meneliti dampak dari asupan produk olahan susu, termasuk susu, kejum yoghurt, mentega dan krim, pada 1.500 orang berusia 18 hingga 90 tahun.

img_title Gandeng POLRI, PT Pegadaian (Persero) Perkuat Sinergi Pengamanan dan Pemanfaatan Produk

Hasilnya, peneliti menemukan bahwa mereka yang paling banyak mengonsumsi produk olahan susu memiliki indeks massa tubuh, persentase lemak dan tekanan darah yang lebih rendah, serta ukuran pinggang yang lebih kecil.

Tak hanya itu, mereka yang mengonsumsi produk susu rendah lemak justru cenderung memilki tingkat kolesterol yang tinggi.

Studi ini membuktikan bahwa lemak yang ditemukan di dalam keju tidak meningkatkan tingkat kolesterol, karena paket nutrisi unik yang terkandung di dalamnya.

"Apa yang kami lihat pada pemakan keju adalah mereka memiliki asupan lemak jenuh yang lebih tinggi secara signifikan, dibanding mereka yang tidak mengonsumsi keju," ujar ketua penulis studi, Dr Emma Feeney.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menambahkan bahwa Anda sebaiknya tidak melihat kandungan di dalam makanan saja, namun juga kombinasi makanan dan pola diet.

"Jadi jangan bukan hanya tentang makanan, tapi pola makanan lain yang kita konsumsi dengan makanan tersebut," katanya. (ase)

Ilustrasi kental manis.

Kental Manis Sering Disangka Susu, Edukasi soal Konsumsi Masih Diperlukan

Berdasarkan hasil penelitian Universitas Islam Bandung baru-baru ini menemukan 66,7 persen masyarakat di Indonesia masih beranggapan bahwa kental manis adalah susu

img_title
VIVA.co.id
21 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut