9 Tips Jitu Simpan Buah dan Sayur agar Segar Lebih Lama
- Pixabay/romanov
VIVA – Mengonsumsi buah dan sayur wajib hukumnya jika ingin punya tubuh sehat. Berbagai kandungan nutrisi di dalam buah-buahan dan sayur-sayuran akan memberikan asupan gizi yang dibutuhkan tubuh untuk tetap sehat, dengan memperbaiki sistem kekebalan tubuh serta mengusir penyakit.
Namun, percuma jika Anda rutin membeli dan makan buah tapi tak tahu cara menyimpannya dengan benar. Karena, salah sedikit saja dalam hal penyimpanan, sayur dan buah bisa cepat busuk. Salah menyimpan juga akan mengurangi dan merusak kandungan nutrisi di dalamnya.
Untuk itu, simak sembilan tips jitu menyimpan buah dan sayur agar segar lebih lama, seperti dilansir dari laman Buzz Feed, Senin, 20 November 2017 berikut ini.
Simpan apel dan pisang terpisah dari buah-buahan lain
Â
Karena apel dan pisang memproduksi lebih banyak ethylene, hormon tumbuhan yang meregulasi perkembangan, dibanding buah-buahan lain, kedua buah ini cenderung membuat buah-buahan di dekatnya lebih cepat membusuk.
Tutup bagian batang pisang dengan plastic wrap
Â
Jangan simpan pisang di lemari es. Jika suhunya terlalu dingin, kulit pisang akan berubah menjadi hitam. Jadi bungkus bagian ujung batangnya dengan plastic wrap. Itu adalah bagian di mana ethylene keluar. Jadi langkah ini akan memperlambat proses pembusukan.
Keluarkan tomat dari plastik
Â
Lebih baik menyimpan tomat di udara terbuka atau di kantong kertas dibandingkan di dalam tas plastik. Jika tidak, Anda membuat ethylene terjebak di dalam plastik. Namun, jika tomat Anda masih terlalu hijau dan belum matang, dan Anda tak sabar untuk mengonsumsinya, masukkan mereka ke dalam tas atau kantong plastik bersama pisang.
Jangan simpan tomat di dalam lemari es
Â
Dalam lingkungan bersuhu dingin, gen tomat yang bertanggung jawab menciptakan cita rasa tomat akan mati. Ini adalah proses yang tidak dapat dibalikkan, sehingga Anda sebaiknya membuang tomat yang sudah ada di lemari es lebih dari tiga hari. Itu karena cita rasanya pasti sudah hilang.