Pernikahan Dini Renggut Nyawa dan Hak Anak

Pernikahan dini/anak.
Sumber :
  • Pixabay

“Kemudian ke ekonomi, berartii dia harus jadi  pekerja, muncul isu pekerjaan. Kalau lulus SD misalnya, muncul upah rendah, hanya pekerjaan di informal tidak memperolah jaminan sosial upah rendah dan ini menjadi faktor kemiskinan,” katanya.

img_title Ibu di Tangerang Jual Anaknya Usia 12 Tahun Rp 14 Juta Buat Dinikahkan

Sayangnya, meski dalam Undang–undang Perlindungan Anak Nomor 35 tahun 2014, disebutkan bahwa usia anak mencapai usia 18 tahun, Undang–undang Perkawinan Nomor 1 tahun 1974 sendiri masih melegalkan perkawinan anak perempuan di usia 16 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Upaya sejumlah pihak untuk melakukan judicial review untuk menaikkan umur perkawinan juga selalu terganjal. Rancangan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang yang diajukan oleh sejumlah aktivis perempuan dan konon telah disetuji Presiden Joko Widodo pada April 2018 lalu, hingga kini juga tidak terdengar lagi gaungnya dan tertutup hiruk pikuk kampanye untuk pemilihan presiden 2019 mendatang. (rna)

img_title Viral! Bocah 12 Tahun Nangis Histeris Minta Nikah
Pernikahan dini/anak.

Perkawinan Anak Masih Jadi Ancaman, Gadis dari Keluarga Miskin 3 Kali Lebih Berisiko

Kondisi ekonomi keluarga masih berkaitan erat dengan kesempatan anak perempuan menentukan masa depan. Salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian perkawinan anak.

img_title
VIVA.co.id
11 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut