Ustaz Maulana Ungkap 3 Sosok dengan Pahala Besar tapi Dosanya Juga Berat: Bahaya Kalau Salah Langkah
- Instagram @m_nur_maulana
Jakarta, VIVA – Dalam kehidupan sehari-hari, setiap Muslim tentu ingin memperbanyak amal baik dan menjauhi dosa. Namun, menurut pendakwah kondang Ustaz Maulana, ada tiga golongan manusia yang memiliki tanggung jawab luar biasa besar.
Ketika berbuat baik, pahala mereka berlipat ganda. Tapi jika melakukan dosa, akibatnya pun jauh lebih berat.
Melansir dari kanal YouTube Melaney Ricardo, Ustaz Maulana menjelaskan bahwa tiga golongan tersebut adalah orangtua, pemimpin, dan guru.
“Ada tiga manusia yang pahalanya besar, tapi ketika dia berbuat dosa, dosanya juga besar. Yaitu orangtua, pimpinan, dan guru,” kata Ustaz Maulana.
Ia menegaskan, ketiganya memiliki posisi penting dalam kehidupan sosial dan spiritual karena menjadi panutan bagi banyak orang.
“Tiga orang ini bahaya, kalau dia berbuat baik, kebaikannya akan besar. Tapi ketika dia berbuat dosa, dosanya akan lebih besar,” sambungnya.
1. Orangtua: Pahala Mendidik, Dosa Jika Lalai
Menurut Ustaz Maulana, orangtua adalah sosok pertama yang bertanggung jawab membentuk karakter anak. Mereka tidak hanya mengasuh, tetapi juga wajib memberikan teladan yang baik agar anak tumbuh menjadi pribadi yang saleh.
Namun, tanggung jawab besar ini juga membawa konsekuensi. Jika orangtua lalai mendidik, menelantarkan anak, atau memberi contoh buruk, maka mereka akan menanggung dosa besar di hadapan Allah SWT.
Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim,
“Setiap kamu adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.”
2. Pemimpin: Amanah yang Menentukan Nasib Banyak Orang
Golongan kedua adalah para pemimpin, baik dalam keluarga, organisasi, maupun pemerintahan. Ustaz Maulana menekankan bahwa setiap keputusan seorang pemimpin bisa berpengaruh besar terhadap orang-orang yang dipimpinnya.
Pemimpin yang adil dan membawa kebaikan akan mendapatkan pahala luar biasa karena manfaatnya dirasakan banyak orang. Namun, jika seorang pemimpin berbuat zalim, menipu, atau menjerumuskan rakyatnya ke jalan salah, maka dosanya juga berlipat ganda.
Dalam Islam, hal ini ditegaskan, Pemimpin yang adil akan mendapat naungan Allah pada hari kiamat, sedangkan pemimpin yang zalim tidak akan mencium bau surga.