Pasca Bom Surabaya, Inggris Keluarkan Travel Advice

Olah TKP di lokasi ledakan bom bunuh diri di tiga gereja Surabaya.
Olah TKP di lokasi ledakan bom bunuh diri di tiga gereja Surabaya.
Sumber :
  • REUTERS/Beawiharta

VIVA – Pada Minggu, 13 Mei 2018 menjadi hari yang kelam bagi Indonesia. Tiga bom bunuh diri terjadi secara beruntun di tiga gereja berbeda di wilayah Surabaya, Jawa Timur.

Tiga gereja itu adalah Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya Utara, Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegoro 146, dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuna.

Ledakan bom juga terjadi di Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo, Jawa Timur pada malam hari kemarin.

Pasca rentetan peristiwa terorisme yang mengenaskan tersebut, pemerintah Inggris mengeluarkan travel advice atau imbauan kepada warganya yang sedang berada di Indonesia atau yang akan berkunjung ke Indonesia.

“Pada 13 Mei 2018 ada ledakan di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur yang menyebabkan sejumlah kematian dan korban. Kedutaan Besar melakukan kontak dengan pihak berwenang setempat. Jika Anda berada di area tersebut, harus memantau media lokal, berhati-hati, dan ikuti saran dari otoritas lokal," demikian bunyi travel advice yang dikeluarkan oleh Kantor Urusan Asing dan Persemakmuran Inggris, FCO seperti yang dikutip dari laman Express.co.uk, Senin, 14 Mei 2018.

Korban bom bunuh diri di gereja Surabaya.

Selain itu, pemerintah Inggris terus memperbarui peringatan terkait Gunung Agung di Bali, yang berisiko meletus, serta Gunung Merapi, yang memiliki zona eksklusi 3 kilometer di sekitarnya.