Logo timesindonesia

Melihat Kemeriahan Puncak Grebeg Sewulan di Madiun

Suasana kirab pusaka Kiai Ageng Basyariyah Sewulan disusul gunungan yang kemudian diperebutkan warga. (FOTO: Ito Wahyu U/TIMES Indonesia)
Suasana kirab pusaka Kiai Ageng Basyariyah Sewulan disusul gunungan yang kemudian diperebutkan warga. (FOTO: Ito Wahyu U/TIMES Indonesia)
Sumber :
  • timesindonesia

Ribuan warga tumplek blek di halaman masjid Al Basyariyah kawasan makam Kiai Ageng Basyariyaah Sewulan, Dagangan, Kabupaten Madiun saat puncak Grebeg Sewulan.

Puncak grebeg ditandai kirab pusaka Kiai Ageng Basyariyah dari lapangan Dagangan menuju halaman masjid Al Basyariyah Sewulan, diikuti puluhan gunungan dari perwakilan desa-desa sekitar di wilayah Kecamatan Dagangan.

Puncak-Grebeg-Sewulan-Madiun-2.jpg

Setelah digelar doa bersama, isi gunungan yakni sayuran, buah-buahan dan makanan menjadi bahan rebutan ribuan warga. Hadir dalam puncak grebeg, Bupati Madiun H. Ahmad Dawami Ragil Saputro dan Wakil Bupati Madiun Hari Wuryanto.

Ketua Panitia Grebeg Sewulan, Muhammad Baidowi menjelaskan, seluruh rangkaian grebeg menjadi momentum nguri-uri budaya sekaligus memberikan edukasi kepada generasi milenial dan seluruh masyarakat tentang pentingnya sejarah.

Puncak-Grebeg-Sewulan-Madiun-3.jpg

"Dengan paham sejarah, kita bisa tahu jati diri bangsa, punya kebanggaan dengan daerahnya, dan harus terus dilestarikan. Makanya kami gelar ada edukasi tentang benda pusaka, pande besi, pertunjukan seni pelajar, serta sejarah Sewulan. Termasuk, menunjukkan potensi desa-desa yang dikirab bersama," paparnya.

Sejak Kamis malam Sabtu siang kawasan makam Kiai Ageng Basyariyah Sewulan selalu ramai dihadiri ribuan warga. Di lokasi Grebeg Sewulan juga dipamerkan UMKM dari desa-desa di wilayah Kecamatan Dagangan.