SOROT 490

Silvia Halim, Pendekar Wanita Infrastruktur

Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, Silvia Halim saat meninjau proyek pembangunan.
Sumber :
  • Dok. PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta

Lulusan teknik sipil dari Nanyang Technological University (NTU) Singapura ini telah banyak berkecimpung dalam project management infrastruktur di Kota Singa itu. Maka Silvia pun sangat familiar dengan konsep railway yang akan diterapkan di Indonesia saat ini.

img_title Detik-detik Petugas Damkar Selamatkan 10 Orang Terjebak Lift MRT Lebak Bulus karena Listrik Mati

Belajar dari Singapura

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Silvia sangat paham akan proyek infrastruktur transportasi, sehingga dia mengaku tak terlalu sulit untuk mengerjakan proyek MRT Jakarta. Dia sudah berpengalaman dalam pembuatan infrastruktur bawah tanah maupun tumpang tindih.

img_title MRT Minta Maaf, Gangguan Pasokan Listrik Bikin Sejumlah Stasiun Blackout

Ia menceritakan, sebelum bergabung dengan MRT Jakarta, sejumlah proyek yang sama saat itu sedang ia kerjakan di Singapura. Silvia fokus pada land transport system, di mana proyek terbesar dikerjakannya adalah road tunnel dan bukan underpass.

"Saya terakhir kerjakan terbesar adalah road tunnel. Ini bukan yang 100 meter, tapi tiga road tunnel di interchange, di junction paling complicated Singapura. Di bawah road tunnel ada MRT yang beroperasi, jadi technical challengenya tinggi," jelasnya.

img_title Sekda DKI Uus Kuswanto Jadi Komisaris MRT Jakarta

Dari sejumlah proyek itu, Silvia menanganinya sejak dari perencanaan proyek, desain, konstruksinya seperti apa, hingga sampai pada operasi. Sehingga, saat mengerjakan proyek MRT di Jakarta dirinya tak terlalu banyak menemukan hambatan teknis.

"Kalau secara teknis (tantangan) ya di Singapura, karena kondisi urbannya sudah lebih komplek. Di sana kehati-hatiannya sangat tinggi, sedangkan di Jakarta tidak sebanyak Singapura infrastrukturnya sehingga pada dasarnya seperti bangun underpass, jadi masih lebih mudah lah," ujarnya.

Satu hambatan yang masih terbersit di pikirannya saat menangani MRT Jakarta saat ini, lanjut Silvia, adalah terkait birokrasi yang sanga rumit. Dirinya pun harus menyiapkan empat konsep jika ternyata terhambat sejumlah aturan yang bervariasi di Indonesia.

Maka, perempuan berusia 35 tahun ini berharap ilmu yang dimiliki dapat membantu selesainya konstruksi MRT di Jakarta tepat waktu. Ia juga memiliki cita-cita untuk bisa memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat dari konstruksi yang diciptakan.

Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, Silvia Halim (tengah)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, Silvia Halim (tengah) saat meninjau proyek pembangunan di Jakarta. (Dok. PT Mass Rapid Transport (MRT) Jakarta)

Tak hanya itu, di luar kontruksi MRT yang ia siapkan, ada juga infrastruktur penunjang untuk memudahkan masyarakat. Salah satunya kata Silvia adalah fasilitas pedistrian yang dirancang lebih baik agar penggunakan transportasi MRT lebih nyaman.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut