SOROT 560

Bertahan di Tengah Gempuran

Swalayan
Sumber :
  • VivaNews/ Nurcholis Anhari Lubis

Meski persaingan bisnis online dan offline belum dianggap besar oleh Hypermart dan Carrefour, tapi Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Widjaja Kamdani justru mengakui persaingan itu nyata, dan memang bukan satu-satunya faktor yang membuat bisnis ritel jadi megap-megap. 

img_title Padamkan Kebakaran Swalayan Cahaya, Air Kolam Marinir Disedot

"Industri ritel ini memang sekarang sedang sulit ya, jadi memang kita harus akui bahwa ada kompetisi antara offline dan online yang sekarang ini harus kita jaga. Saya rasa masalah industri ritel saat ini bukan hanya dirasakan di Indonesia saja, tapi secara global memang demikian," kata Shinta ketika ditemui VIVA di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Rabu, 3 Juli 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena, Shinta melanjutkan, saat ini banyak faktor yang menyebabkan kondisi itu. Bukan hanya online, tapi outlet-outlet sekarang ini kondisinya tidak bisa seperti dulu. "Karena faktor e-commerce memegang peranan," ujar dia.

img_title Warga Ungkap Detik-detik Kebakaran Swalayan Cahaya di Cilandak

Peneliti ekonomi Indef, Berly Martawardaya, mengakui bisnis online mulai menjadi tantangan bagi industri ritel. Tapi, menurutnya, industri ritel harus memperkuat segmennya, apakah akan bermain di area low cost atau high value. 

Industri ritel, menurut Berly, harus update dengan kemauan konsumen yang cepat berubah. Mereka harus paham apa yang menjadi kebutuhan konsumennya. 

img_title Kebakaran Landa Toko Swalayan di Cilandak, 6 Mobil Pemadam Diturunkan

"Meski jadi tantangan, tapi segmentasi dia harus kuat. Dalam bisnis marketing kan yang penting itu segmentasi positioning. Jadi harus jelas segmen yang mau dikejar, mau yang low cost atau yang high value. Dan itu strateginya beda, enggak sama," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegagalan Giant, ujar Berly, adalah salah satu bukti. Giant dan Hero tak kuat dalam menjejakkan posisi. Mereka tak lebih murah dari Hari Hari, tapi juga tak selengkap ritel yang lain. 

"Ketika positioning tak cukup kuat maka bisnis ritel tak akan bisa bertahan," ujarnya. (art)

Pasangan siri yang diamankan Polres Kubu Raya atas aksinya yang mencuri barang di swalayan untuk bermain judi online. (Istimewa)

Kecanduan Judi Online, Pasangan Siri Nekat Curi Barang di Swalayan

Kondisi Indonesia yang masuk darurat judi online berdampak pada tindak kriminal. Demi mencari uang untuk bermain judi online pasangan siri mencuri barang di swalayan.

img_title
VIVA.co.id
8 Mei 2024
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut