- ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Untuk itu, PLN minta waktu untuk melakukan investigasi secara menyeluruh agar kasus serupa tidak terulang kembali. "Kita mohon waktu karena kami sangat mempertimbangkan kompleksitas itu. Kami sangat ingin secara komprehensif untuk memastikan penyebabnya dan langkah ke depan," ujar Sripeni.
Ia menuturkan, pentingnya melakukan investigasi adalah agar pihaknya tidak hanya berhenti sampai penyebabnya ditemukan. Melainkan, bagaimana improvement sistem kelistrikan Jawa Bali ke depan.
Terkait adanya dugaan tindakan sabotase dalam kasus ini, Plt Dirut PLN yang baru saja dilantik dua hari sebelum kejadian mati listrik itu belum bisa menyampaikan sebelum proses investigasi selesai. Namun, agar kasus serupa tidak terjadi lagi, Sripeni memastikan bahwa PLN akan memberikan prioritas paling utama akan ketersediaan listrik kepada pelanggan seperti instruksi yang sudah diberikan Presiden Joko Widodo.
"Kami akan berusaha semaksimal mungkin dengan berbagai upaya untuk menjaga agar kejadian seperti kemarin tidak akan terulang. Kami akan berupaya semaksimal mungkin," ujarnya berjanji.
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana mengatakan, matinya listrik hampir separuh pulau Jawa ini adalah sepenuhnya ada di operator yaitu PLN dan itu sudah dijelaskan. Saat ini yang menjadi perhatian pemerintah adalah kontigensi plan ke depan seperti apa dan SOP di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Ia mengakui, saat ini sebenarnya sudah ada dua sistem kelistrikan di Jawa, masing-masing dua sirkuit. Sehingga, ke depan dalam jangka pendek dan panjang memungkinkan untuk membuat backbone menjadi tiga. "Itu yang kemudian kita kaji sekarang, tapi karena membutuhkan pembangunan yang lama, memang sudah jalan untuk beberapa segmen yang sifatnya looping. kalau sekarang diputus satu arah mati, harusnya kan ada back up dari sana. kalau ring kan nanti bisa aja," ujar Rida kepada VIVAnews.
Ombudsman menggelar konferensi pers menyikapi pemadaman listrik?
Ia menjelaskan, sebelum munculnya kajian ini sistem kelistrikan di bagian barat Jawa masih mengandalkan listrik dari timur yang memang punya pembangkit yang lebih banyak. Dengan demikian, ke depan pemerintah akan banyak mendorong pembangkit di bagian barat dan selatan untuk beroperasi komersial. Seperti pada Pembangkit di Cilacap dan Jawa VII.Â