SOROT 565

Listrik Ngadat Bikin Sekarat

Pekerja melakukan pemeriksaan konduktor Sutet di Arcamanik, Bandung, Jawa Barat
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Dia merasakan pemadaman listrik sekitar 18 jam pada Minggu kelabu itu. Di mana pada hari itu tak ada satu pun minuman dingin yang dijualnya laku terjual. Belum lagi barang dagangan lainnya. "Kerugian pada hari itu sangat besar sekali bagi pemasukan dagangan saya,  ya itu tadi saya pemasok minuman dingin buat tukang dagang di pasar sekitaran Tanah Abang," ujarnya.

img_title Isu Pemadaman listrik di Lampung Terjadi hingga 8 Hari ke Depan, PLN Buka Suara

Ilustrasi mati listrik.Ilustrasi mati listrik

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk itu, ia meminta kepada PLN dan Pemerintah agar lain kali memberikan pemberitahuan sebelum adanya pemadaman. Selain itu, untuk tanggung jawab atas kejadian ini dirinya meminta PLN perbaiki kinerja dan tidak terulang.

img_title Kisah Warga Lampung Alami Listrik Mati 24 Jam, Seperti Zaman Batu hingga Beli Genset

Hal yang sama juga menimpa bisnis besar seperti pusat perbelanjaan. Ketua Umum DPP Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Stefanus Ridwan mengatakan, matinya listrik yang cukup lama menjadi sebuah musibah bagi para pelaku ritel di dalam mal. Sebab, sejumlah transaksi sempat mati di sejumlah toko, terlebih mesin kasir tidak dapat berfungsi maksimal.

"Satu jam pertama saat listrik mulai padam pada Minggu siang pelaku ritel mengaku kena dampaknya, transaksi dan pembayaran sempat terganggu karena listrik mati," ujar Stefanus kepada VIVAnews.

img_title Warga Palembang Menjerit Rugi Gegara Ikan-ikannya Mati Imbas Listrik Padam 18 Jam

Perlu Investigasi 

Seperti diketahui, peristiwa padamnya listrik terjadi pada Minggu 4 Agustus 2019 sekira pukul 11.45 WIB, detik ke 27 pada saluran udara tegangan ekstra tinggi di Ungaran - Pemalang akibat gangguan pada sirkuit 1. Kemudian disusul gangguan sirkuit 2, sehingga keduanya gangguan. Akibatnya, terjadi penurunan tegangan pada pukul 11:48 detik ke 11 menyebabkan jaringan SOTT Depok, Tasik mengalamai gangguan. Peristiwa itu merupakan awal dari pemadaman dini sistem listrik di Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT PLN (persero), Sripeni Inten Cahyani berjanji akan mencari tahu penyebab padamnya listrik di hampir separuh pulau Jawa tersebut. Menurut dia, penyebab matinya listrik secara mendadak sangat kompleks. Sebab, sistem kelistrikan Jawa-Bali sangat komplek yaitu 250 pembangkit, 500 gardu induk dan ada 5.000 Km sirkuit transmisi Sutet 500 kV serta 7.000 Km transmisi 150 kV.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT PLN, Sripeni Inten Cahyani.Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT PLN (persero), Sripeni Inten Cahyani

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut