SOROT 586

Ragu Pada Wajah Baru

Sorot 586
Sumber :
  • Vivanews

Sementara Nawawi Pomolango adalah hakim di Pengadilan Tinggi Denpasar. Ia juga pernah menjadi Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Ia tercatat pernah menangani kasus suap pengaturan kuota impor sapi dan pencucian uang yang menjerat mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq. Nawawi juga tercatat pernah menangani kasus suap yang melibatkan mantan Hakim MK Patrialis Akbar pada 2017.

img_title Kesaksian Penyidik Rossa Purbo soal Firli Bahuri Buktikan Gak Ada Kriminalisasi ke Hasto

Komisioner KPK yang lain adalah Alexander Marwata. Ia adalah satu-satunya petahana yang menjabat kembali sebagai komisioner KPK. Alexander sebelumnya menjadi bagian dari KPK periode 2015-2019. Sedangkan Nurul Gufron adalah satu-satunya yang berlatar belakang akademisi. Ia adalah Dekan dari Universitas Jember. Ia juga menjadi pimpinan termuda di antara yang lain, dan pernah bekerja sebagai pengacara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Tetap  Optimistis

img_title Soal Penyidik Rossa Purbo Sebut Firli Umumkan Kasus PAW DPR Sepihak, KPK: JPU Akan Cermati Keterangan Saksi

Seperti biasa, meski mendapat tentangan dan kritikan tajam, Presiden Jokowi bergeming. Ia memastikan bahwa mereka yang sekarang berada dalam tubuh KPK adalah orang-orang baik yang mampu mengemban amanah untuk memberantas korupsi.

Saat melantik para anggota Dewan Pengawas, Jokowi juga menegaskan bahwa mereka yang terpilih itu adalah orang-orang baik yang memiliki kapabilitas dan integritas. Menurutnya, penguatan KPK betul-betul nyata. Dengan komposisi seperti saat ini, maka pemberantasan korupsi bisa dilakukan secara sistematis sehingga betul-betul memberikan dampak yang baik bagi ekonomi, bagi negara Indonesia.

img_title Kuasa Hukum Bantah Firli Bahuri Bocorkan OTT Harun Masiku-Hasto: Beliau Difitnah

“Saya meyakini insyaallah beliau-beliau, ketua KPK dan komisioner KPK bisa membawa KPK yang lebih baik dengan didampingi Dewas KPK,” ujar Jokowi usai pelantikan.

Khusus tentang Dewan Pengawas, Presiden berkeyakinan mereka yang dipilih adalah orang-orang yang baik, memiliki kapabilitas dan integritas, juga mumpuni dalam hal-hal yang berkaitan dengan wilayah hukum. Apalagi, mereka berasal dari latar belakang profesi yang berbeda-beda. Ada mantan hakim, hakim aktif, mantan pimpinan KPK, akademisi hingga hakim mahkamah konstitusi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya kira sebuah kombinasi yang sangat baik sehingga memberikan fungsi, terutama fungsi kontrol dan pengawasan terhadap komisioner KPK," katanya.

Jokowi menunjuk Tumpak yang memiliki latar belakang sebagai pimpinan KPK, dan pengalaman itu pula yang membuat Tumpak dipilih sebagai Ketua Dewan Pengawas. [mus]

Mantan Ketua KPK Firli Bahuri

Kapolda Metro Digugat Buntut Firli Bahuri Belum Ditahan! Penggugat Singgung Beda dengan Penanganan Roy Suryo-Dokter Tifa

Perkembangan baru muncul dalam kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang menjerat mantan Ketua KPK, Firli Bahuri.

img_title
VIVA.co.id
26 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut