- Vivanews
VIVA - Tahun baru 2020 akan disemarakkan dengan perhelatan olahraga multievent kelas dunia, Olimpiade Tokyo. Atlet-atlet Indonesia pun bersiap memberikan yang terbaik.
Olimpiade jadi ajang olahraga musim panas antarbangsa yang pertama kali digelar pada 1896. Event ini diadakan setiap empat tahun sekali oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC).
Olimpiade dianggap sebagai pertandingan olahraga paling prestisius di dunia dan menampilkan cabang olahraga terbanyak dibanding yang lainnya. Menjadi juara dalam Olimpiade biasanya dianggap sebagai pencapaian terbaik dalam dunia olahraga.
Indonesia kali pertama ikut serta di Olimpiade 1952. Dan sejak saat itu, Indonesia selalu mengirim atlet di tiap Olimpiade. Kecuali 1964, Indonesia absen karena kontroversi seputar perhelatan Games of the New Emerging Forces (Ganefo). Dan pada 1980 ketika Indonesia berpartispasi dalam US-led boycott.
Sepanjang keikutsertaan di Olimpiade, atlet Indonesia telah meraih total 32 medali (19 di bulutangkis, 12 di angkat besi dan 1 di panahan). Dari seluruh negara-negara di Asia Tenggara, Indonesia berada di peringkat kedua dalam hal jumlah medali emas (7) dan medali keseluruhan (32). Indonesia hanya kalah dari Thailand yang memiliki total 33 medali, dengan sembilan di antaranya emas.
Sementara itu, Olimpiade 2020 akan digelar di Tokyo, Jepang, 24 Juli-9 Agustus 2020. Tokyo diumumkan sebagai kota tuan rumah dalam sidang IOC ke-125 di Buenos Aires, Argentina, 7 September 2013 silam
RI Mulai Bersiap
Komite Olimpiade Indonesia (KOI) terus melakukan persiapan menuju Olimpiade 2020 Tokyo. Dan demi prestasi di ajang empat tahunan tersebut, Ketua Umum KOI, Raja Sapta Oktohari, melangkah dengan lebih dulu membentuk Chef de Mission (CdM).
Okto menyebut, sudah memberikan referensi calon CdM ke Kementeriam Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) beberapa hari lalu. Pesan penting dia berikan untuk nantinya CdM terpilih mampu bekerja maksimal.
Sementara itu, Okto juga mengungkapkan, jumlah potensi atlet dari cabang olahraga yang lolos ke Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang. Menurutnya, Indonesia mempunyai kans untuk mengirimkan 31 atlet untuk turun pada ajang pesta olahraga terbesar di dunia itu.
"Sampai hari ini, potensinya 31 atlet yang bisa ikut, tapi itu kan masih asumsi. Jadi, bisa lebih atau kurang," kata Okto, Kamis 26 Desember 2019.