- Vivanews
Ditambahkan, Okto akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengirimkan banyak atlet lolos ke Olimpiade melalui cara kerja sama dengan para cabor. Pasalnya, ada banyak cabang olahraga yang berpotensi lolos kualifikasi Olimpiade.
"Banyak kok yang berpotensi lolos kualifikasi Olimpiade, seperti bulutangkis, panahan, senam, angkat besi, panjat tebing, kano, dan banyak lainnya. Tentu, banyak juga cabor yang bisa memberikan kejutan," ucapnya.
Okto pun mengaku telah berkomunikasi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, untuk membahas pembentukan tim Chef de Mission (CdM) Olimpiade 2020. "Dalam waktu dekat Pak Zainudin akan mengumumlan CdM Olimpiade Tokyo, jadi mohon sabar sedikit," ujar Okto.
Setelah diumumkan secara langsung, NOC akan membentuk tim CdM Olimpiade 2020 sekaligus berkoordinasi dengan cabor-cabor yang berpotensi lolos ke Tokyo. Hingga kini, baru pelari Lalu Muhammad Zohri (atletik), Riau Ega Agatha dan Diananda Choirunisa (panahan), dan penembak putri Vidya Rafika (menembak), yang lolos kualifikasi Olimpiade 2020.
Seperti diketahui, aturan kualifikasi untuk setiap jenis olahraga Olimpiade ditentukan oleh Badan-badan Olahraga Internasional (International Sports Federations). Atlet yang ikut serta secara individu biasanya dapat lolos setelah mencapai tingkat tertentu dalam pertandingan internasional untuk sejenis olahraga.
Umumnya, untuk setiap pertandingan olahraga sebanyak 3 atlet diperbolehkan mewakili negara mereka masing-masing, dipilih oleh Komite Nasional, terutama dalam situasi di mana banyak atlet melebihi standar kualifikasi. Setiap negara juga hanya boleh diwakili oleh satu tim per kompetisi.
Target Indonesia
KOI pun sudah mengusung target di Olimpiade Tokyo nanti. Raja Sapta Oktohari menargetkan pencapaian Indonesia di Olimpiade 2020 lebih baik dibanding edisi 2016 lalu.
Seperti yang diketahui, Indonesia pada 2016 hanya meraih satu emas. Itu didapat di cabang olahraga bulutangkis di nomor ganda campuran lewat Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Dan dua medali lain Indonesia adalah perak.
Hasil itu membawa Indonesia menempati peringkat ke-46 dalam ajang Olimpiade 2016. Kali ini, Okto mengusung target lebih baik, harapannya Indonesia jangan cuma meraih satu emas di Tokyo.
"Target Olimpiade 2020 tentunya dapat emas ya. Tapi, lebih baik dibandingkan 2016 lalu, saya yakin bisa lebih dari satu emas," kata Okto ketika dihubungi VIVAnews.