SOROT 281

WhatsApp, dari Nol ke Triliuner

Pendiri WhatsApp, Jan Koum.
Sumber :
  • REUTERS/Albert Gea

img_title Toyota Mulai Hitung-Hitung Lagi Gara-gara TKDN Mobil Listrik Naik

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia pun tak lupa menawari Koum untuk duduk dalam direksi perusahaan jika ia mau merestui akuisisi itu.
img_title Sekjen Gerindra: Semua Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%


img_title Pernyataan Erin soal Dugaan Perselingkuhan Sebelum Cerai dengan Andre Taulany Viral Lagi
Mendengar tawaran Zuckerberg, Koum tak langsung mengiyakannya. Ia meminta waktu untuk memikirkannya dalam beberapa hari.

Kemudian tepat pada hari Valentine atau 14 Februari, Koum tiba-tiba menyambangi rumah Zuckerberg. Ia pun mengganggu makan malam Valentine Zuckerberg dan istrinya, Priscilla.

Kepada Zuckerberg, Koum menjelaskan ia berkunjung untuk membicarakan kesepakatan akuisisi. Tak banyak yang dibicarakan sejak tawaran terakhir, terjadilah kesepakatan akuisisi itu yang ditandai dengan nuansa hari kasih sayang.

Jika sebelumnya Mark Zuckerberg, pendiri Facebook dan Sheryl Sandberg, chief operating officer (COO) Facebook mendadak masuk daftar miliarder dunia berkat penawaran umum saham (initial public offering/IPO) Facebook, kini giliran pendiri WhatsApp, Jan Koum dan Brian Acton, masuk dalam daftar orang terkaya dunia.

Secara rinci, Facebook menyerahkan 183.865.778 saham biasa kategori A dengan harga per unit US$65,2. Selain itu, Facebook juga memberikan 45.966.444 saham terbatas kepada karyawan WhatsApp dengan harga US$65,2 per unit.

Posisi terakhir, Jan Koum memiliki 45 persen saham di WhatsApp, sedangkan Brian Acton mempunyai lebih dari 20 persen saham. Forbes memperkirakan, Koum mendapatkan tambahan kekayaan sebesar US$6,8 miliar, sedangkan Acton memeroleh US$3 miliar pada penutupan perdagangan Rabu waktu New York.

Kerja keras Koum dan tim akhirnya berbuah hasil. Dia mengakui, akuisisi Facebook terhadap WhatsApp mengubah hidupnya. Dia kini kembali rajin ke gym sambil sesekali istirahat dan membaca pesan dari Acton seputar laporan server WhatsApp.

"Ini adalah prinsip. Saya ingin melakukan satu hal, dan melakukan hal itu dengan baik," ujar dia. (eh/np)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA



Bendera Partai Amanat Nasional (PAN). Foto ilustrasi.

Elektabilitas PAN Melejit, Slamet Ariyadi Ungkap Faktor Utamanya

Slamet Ariyadi menilai kerja politik Partai Amanat Nasional (PAN) harus terus diarahkan pada upaya menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.

img_title
VIVA.co.id
16 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut