SOROT 281

Jatuh Bangun Para Pendiri

Kevin Systrom instagram
Sumber :
  • REUTERS/Philippe Wojazer
Forbes
img_title Terjebak di Bali Gegara Erupsi, Arie Untung Singgung Kezaliman
, menempatkan Lee pada urutan ke 50. Jumlah kekayaan US$575 juta. Dan itu semua diraup dari lajunya Line.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title 5 Bandara Masih Ditutup Gegara Abu Anak Krakatau, 1 Sudah Kembali Buka! Ini Daftarnya

Bisnis
img_title Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Kehilangan Daya?
start up, seperti yang digeluti Lee, berbilang tahun belakangan, memang sedang laris manis. Di banyak negara maju, technopreneurship memang sedang booming. Mereka disokong oleh melejitnya perkembangan teknologi. Gagasan-gagasan mereka hebat. Dan bisa menjelma menjadi bisnis yang sangat membelalakkan mata. Dari berpuluh start-up yang muncul, banyak yang gemilang. Dari modal cekak, mereka melejit masuk dalam daftar orang kaya dunia.

Tapi itu bukan buah dari kerja satu malam. Mereka mengorbankan hidup. Waktu, tenaga, memeras otak. Banyak dari mereka yang terpaksa drop out, gagal berbilang kali dan berani berjudi dengan hidup.

Lihatlah Dave Morin, sosok utama dibalik kesuksesan Path. Dia meninggalkan gaji selangit. Meninggalkan segenap kemewahan dari jabatannya sebagai Senior Platform Manager di jejaring raksasa, Facebook. Itu tahun 2010.

Selama bekerja di Facebook, Morin mengembangkan Facebook Platform yakni software environment, yang memungkinkan developer membuat aplikasi di Facebook. Pengalaman yang ditimba di Facebook jadi modal mengembangkan aplikasi Path. Ia bersama dengan dua rekannya Shawn Fanning dan Dustin Mierau,  menggalang dana demi mendirikan Path.

Konsep Path rupanya memikat sejumlah investor. Mereka kucurkan fulus. Pada Februari 2011, Path mendapat dana US$8,5 juta dari Kleiner Perkins Caufield & Byers dan Index Ventures serta Digital Garage dari Jepang.

Semula Path dirancang sebagai aplikasi iPhone dan website. Kemudian, versi untuk platform Android dan iPad diluncurkan. Pada November dan Desember 2011, Path meluncurkan beberapa fitur baru. Pengunanya melejit dari 30.000 menjadi lebih dari 300.000. Hanya dalam 1 bulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Path kian meroket. September 2013, meraih 20 juta user. Merasuk ke seluruh dunia. Dari Indonesia, Bakrie Global Group menyuntikkan dana segar US$25 juta pada awal 2014. CEO Bakrie Group, Anindya Novyan Bakrie, mengungkapkan pembelian ini dilakukan karena prospek jejaring sosial ini  sangat tinggi. "Facebook, dan Twitter saat ini sudah sukses dan kami melihat Path juga akan menuju ke arah sana," kata Anindya. Di Indonesia, Path dianggap sebagai salah satu jejaring sosial yang melaju paling kencang.
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut