Sumber :
- REUTERS/Philippe Wojazer
Dikutip dari Daily Mail, pendiri Instagram, Kevin Systrom dan Mike Krieger, masuk ke dalam daftar miliarder baru setelah Facebook mengakuisisi Instagram pada 2012 lalu senilai US$1 miliar.
Systrom diketahui memiliki 40 persen saham Instagram, sedangkan Krieger memiliki 10 persen. Sisanya dimiliki oleh dua perusahaan yang berinvestasi di Instagram yakni Benchmark Capital dan Baseline Ventures.
Systrom dan Krieger sama-sama alumnus Stanford University, AS. Walau dulu sekampus, mereka berdua tidak pernah bertemu. Mereka baru saling kenal setelah lulus kuliah dan mengikuti program Fellows Mayfield, sebuah program dari Stanford yang mengajarkan para lulusan untuk berbisnis.
Mereka kemudian rutin berinteraksi dan bertukar ide. Pada Oktober 2010, Systrom dan Krieger sepakat mendirikan aplikasi editing dan sharing foto bernama Instagram. Peluncurannya berlangsung di toko aplikasi Apple App Store.
Selama 18 bulan berikut, Instagram menjadi aplikasi khusus untuk perangkat berbasis iOS, yakni iPhone, iPad, dan iPod Touch. Kreasi Systrom dan Krieger itu berbuah manis. Potensi yang ditawarkan Instagram mengundang daya tarik para pemilik modal.
Awal 2011, Instagram memperoleh dana investasi dari Benchmark Capital sebesar US$7 juta. Selanjutnya, Instagram kembali mendapat investasi dari Baseline Ventures sebesar US$500.000. Pada 3 April 2012, Instagram resmi meluncur untuk platform Android. Sepekan setelah itu, jejaring sosial Facebook mengakuisisi start-up kecil yang diasuh 13 karyawan itu. (ren/wm)
Elektabilitas PAN Melejit, Slamet Ariyadi Ungkap Faktor Utamanya
Slamet Ariyadi menilai kerja politik Partai Amanat Nasional (PAN) harus terus diarahkan pada upaya menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
VIVA.co.id
16 September 2026