SOROT 324

BPJS Kesehatan dan Sederet Kartu Sakti

Tjahjo Kumolo Pantau Pendistribusian 'Kartu Sakti' di Fatmawati
Sumber :
  • VIVAnews/Muhamad Solihin

img_title Terpopuler: Pemain dari Klub Belgia Masuk Radar Naturalisasi, AFC Puji Jay Idzes Jelang Piala Asia 2027

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jumlahnya ini jauh lebih banyak data Bantuan Siswa Miskin (BSM) yang hanya 18 juta.
img_title Menkes Buka Suara soal Foto Dirinya Pakai Tabung Oksigen di Palangka Raya


img_title Xabi Alonso Punya Jasa untuk Timnas Indonesia Jika Pemain Ini Resmi Jadi WNI
Berbeda dengan program BSM, cakupan KIP jauh lebih luas. Pendistribusian KIP tak hanya ditujukan bagi siswa yang masih mengenyam pendidikan dasar, tapi juga anak-anak yang putus sekolah. “Kartu ini juga menjangkau anak-anak yang berada di luar sekolah, seperti anak jalanan, dan anak putus sekolah, yatim piatu, dan difabel,” kata Menteri Pendidikan Dasar Menengah Anies Baswedan.

Yang menjadi pembeda KIP dengan BSM selanjutnya, adalah pengelolaannya. Meski sama-sama bersumber APBN, BSM berada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sedangkan KIP di bawah Kementerian Sosial. Dana KIP diambil dari pos BSM dan besarannya bervariasi.

Untuk SD, dananya Rp450 ribu, SMP Rp750 ribu, dan SMA dan sederajat Rp1 juta. Pembagiannya pun dilakukan per tiga bulan sekali.

Kartu Keluarga Sejahtera

Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) tak lain adalah Kartu Perlindungan Sosial (KPS) pada era Susilo Bambang Yudhoyono. Pemegang KKS berhak menerima program  perlindungan sosial sebesar Rp200 ribu per bulan tiap keluarga. Di program ini pemerintah menganggarkan Rp6,2 triliun.

Para KPS bisa menukarkan kartunya dengan KKS, KIP, KIS, serta kartu hand phone (sim card) yang berisi uang elektronik. Jika KPS hilang atau rusak, peserta bisa membawa identitas lain dan surat keterangan dari kepala desa/ lurah.

Sim card diaktifkan pada HP yang mereka miliki. Nomor telepon ini akan berfungsi sebagai nomor rekening penyaluran KKS. Warga bisa melihat penyaluran dana tersebut melalui aplikasi *141*6# dari ponsel mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Secara bertahap, penerima KKS akan diperluas ke Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial(PMKS), warga yang tidak teregister, seperti anak jalanan, gelandangan, dan pengemis, serta para penghuni panti. (aba)
Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa bersama anak mereka Afnan

Turunkan Ego demi Anak, Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa Rayakan Ulang Tahun Afnan Bersama

Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa merayakan ulang tahun anak bersama usai bercerai. Unggahan haru Mawa mengungkap perjuangan mereka melewati masa sulit.

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut