SOROT 325

Mimpi 100 Kilometer per Liter

Pengunjung Padati IIMS 2014
Sumber :
  • VIVAnews/Muhamad Solihin

img_title Tren Produk Pembalut Berkemasan Kertas Ramah Lingkungan Makin Marak, Edukasi Perlu Digencarkan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menembus Target 20 Kilometer Per Liter
img_title UU Polri Digugat ke MK, Persoalkan Satpam Jadi Kewenangan Kapolri
Sementara itu di sebelah utara Benua Eropa, Volvo juga tengah sibuk merancang mesin baru yang berbasis konsep desain Drive-E mereka. Seperti halnya EcoBoost, konsep ini mengutamakan keiritan bahan bakar dan rendahnya emisi gas buang.
img_title Daftar 16 Negara yang Lolos ke Piala Asia U-20 2027: Indonesia Usir Juara Bertahan, Vietnam Terdegradasi

Menurut rilis yang diterima VIVAnews, Volvo sudah dalam tahap finalisasi pembuatan mesin tiga silinder terbaru mereka. Pengalaman Volvo dalam hal mesin yang memiliki jumlah silinder berangka ganjil membuat mereka sangat paham dengan semua masalah yang mungkin timbul, seperti getaran dan efisiensi.

Perangkat turbocharger juga menjadi piranti standar pada mesin ini. Dengan kapasitas 1.500cc, Volvo mengklaim mesin ini bisa menghasilkan tenaga hingga 180 daya kuda, dengan penggunaan bahan bakar satu liter untuk tiap 24 kilometer.

Salah satu keunikan mesin ini adalah desain timing belt yang posisinya terendam di dalam bak oli mesin. Dengan cara ini, Volvo menjamin pemilik mobil tidak perlu mengganti suku cadang tersebut selamanya.

Seakan tidak ingin ketinggalan, pabrikan mobil asal Jerman, BMW, baru-baru ini juga meluncurkan mesin baru dengan konfigurasi tiga silinder. Berkapasitas 1.500cc dan memiliki tenaga 130 daya kuda, mesin ini dibuat untuk seri MINI dan seri BMW lainnya yang berpenggerak roda depan.

Pihak MINI Indonesia mengatakan bahwa dengan mesin baru ini, mobil MINI yang memiliki tenaga 136 daya kuda bisa menempuh jarak sejauh 21 kilometer hanya dengan satu liter bahan bakar.

Berdasarkan data yang didapat dari ketiga mobil, dapat disimpulkan bahwa dengan teknik efisiensi dan penerapan fitur canggih, mesin berukuran kecil masa kini dapat bersaing dengan mesin lama yang kapasitasnya jauh lebih besar.

Keuntungan lain yang didapat adalah konsumsi bahan bakar mesin berkapasitas kecil ini juga bisa mencapai angka 20 kilometer untuk tiap liternya, sebuah hal yang tidak mungkin dicapai oleh mesin berteknologi lawas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Hal yang sama juga terjadi pada kendaraan jenis roda dua. Saat ini setidaknya ada dua produsen motor asal Jepang di Indonesia yang tengah mengembangkan teknologi baru dalam hal efisiensi bahan bakar dan performa yang maksimal.
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut