Sumber :
- VIVAnews/Muhamad Solihin
Baik Honda maupun Yamaha kini sama-sama memiliki konsep desain baru yang diharapkan dapat memikat masyarakat untuk menggunakan produk buatan mereka.
Konsep yang ditawarkan Honda diberi nama enhanced Smart Power atau biasa disingkat eSP. Ada 10 bagian dalam konsep desain ini, meliputi komponen mesin dan transmisi. Inti dari konsep ini adalah memaksimalkan energi kinetik yang dihasilkan mesin dan mengurangi hilangnya energi tersebut akibat gesekan dan panas.
Beberapa langkah yang dilakukan Honda adalah dengan merancang ruang bakar lebih efisien, mengganti material piston dengan bahan yang lebih ringan, melapisi dinding silinder dengan tekstur kulit jeruk untuk bisa melepas panas lebih baik, dan merancang sistem pendinginan yang lebih maksimal melepas panas mesin dan transmisi.
Sementara itu langkah yang dilakukan Yamaha juga mirip, namun mengusung nama Blue Core. Menurut Assistant General Manager (GM) Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Mohammad Masykur, inti dari teknologi Blue Core ini adalah bagaimana mengembangkan mesin menjadi lebih efisien, tanpa mengurangi tenaga yang dihasilkan.
Ada tiga kunci utama teknologi Blue Core, yakni membuat bobot menjadi lebih ringan, pelepasan panas lebih baik dan mengoptimalkan pembakaran. Bobot motor bisa lebih ringan dengan cara mengubah desain sasis dan mengganti komponen mesin dengan bahan yang lebih ringan.
Pada beberapa tipe motor, kapasitas mesin bahkan sedikit diturunkan untuk mengurangi gesekan yang terjadi saat piston bekerja naik-turun. Meski kapasitas mesin dikurangi sedikit, namun karena gesekannya berkurang maka tenaga yang dihasilkan bisa saja tidak berubah, malah mungkin justru meningkat.
Pembakaran juga dibuat lebih sempurna dengan mengubah desain katup dan injektor bahan bakar. Dengan pembakaran yang mendekati sempurna, emisi gas buang yang dihasilkan juga semakin sedikit, sehingga lebih ramah ke lingkungan.
Terakhir, agar panas mesin dapat dilepas dengan cepat maka Yamaha mendesain sirip pelepas panas lebih banyak dan rapat. Selain itu, sistem pendinginan mesin yang menggunakan oli dan air juga makin disempurnakan agar energi yang dihasilkan mesin tidak banyak terbuang menjadi energi panas.
Halaman Selanjutnya