- VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi
"Hampir 50 persen warga Bintaro menengah kelas atas, sisanya dari warga sekitar," ucap dia.
Kuliner pasar modern tersebut didesain dengan lebih mengutamakan kenyamanan pengunjung. Baik pengunjung pasar di pagi hari, maupun di malam hari. Dipastikan, mereka yang makan atau berbelanja di tempat ini tidak terganggu dengan pengamen atau pengemis.
"Bukan kami melarang pengamen dan pengemis, tapi kami lebih mengutamakan kenyamanan serta ketertiban. Itu yang diutamakan," kata Adyantoro.
Mira (30), salah seorang pelanggan kuliner malam pasar modern ini, mengaku sering mampir ke tempat tersebut. Alasannya sederhana, jajanan yang ada di sini ini bermacam-macam."Suasananya ramai, dekat rumah, jajanannya banyak dan juga kondisi di sini tempatnya bersih," ujar warga Bintaro ini.
Mira kadang mengajak teman-temannya seminggu sekali makan di tempat ini. Dia mengaku sudah memiliki jajanan tetap yang wajib dinikmati setiap pekannya. Hidangan laut menjadi pilihan Mira bersama teman-temannya menikmati akhir pekan.
"Kalau lagi pengen, seminggu sekali, dan biasanya saya makan seafood yang terletak di dekat pintu masuk. Soalnya seafood-nya 32 enak," kata Mira.
![]()
Suasana di salah satu sudut Pasar Modern Bintaro. Foto: VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi
Mira memang mengeluhkan harga makanan di tempat ini yang sedikit lebih mahal. Namun bagi dia, mahalnya harga tak terlalu menjadi soal, karena sebanding dengan kualitas rasa makanannya. "Ya seimbang lah," ucapnya.
Di hari libur Sabtu atau Minggu, pengunjung lokasi jajanan kuliner malam di Sektor 7 Bintaro ini cukup ramai. Para pedagang bisa menangguk keuntungan yang lumayan. Tapi namanya jualan, kata Kiki, salah seorang penjual seafood, tidak bisa dipastikan berapa besar keuntungannya setiap hari. Sebab, pelanggannya pun tak menentu.
"Kadang-kadang pendapatan kotor perhari sekitar sejutaan, kadang nggak sampai segitu. Ya namanya orang jualan, tergantung," ujar Kiki.
Pada event tertentu, pihak pengelola juga menyiapkan acara-acara khusus untuk menarik pelanggan. Salah satunya dengan menyelenggarakan acara nonton bareng. Adapun waktu dan acaranya disiapkan oleh tim marketing.
Tradisional rasa modern
Pasar modern sebenarnya tidak jauh berbeda dengan pasar tradisional pada umumnya. Bedanya hanya dari fasilitas dan pengelolaan. Pasar modern dikelola dengan mengutamakan kebersihan dan kenyamanan. Pasar Moder Bintaro dibuka mulai pukul 05.00 pagi dan tutup pukul 17.00 WIB.
Kios-kios yang ada di Pasar Modern Bintaro tertata rapi. Berbagai ragam sayur-mayur dan bumbu dapur dijajakan dalam wadah keranjang. Beberapa bumbu cepat saji disampirkan di gantungan lapak. Pengelola mengatur sedemikian rupa lapak-lapak pedagang dengan memisahkan tiap-tiap jenis dagangan.
Tak seperti pasar kebanyakan, saat pertama kali masuk ke dalam pasar melalui pintu utama, hawa panas tak begitu terasa. Atapnya yang tinggi dan transparan dengan beberapa exhaust fan membuat udara di dalam pasar ini tidak terasa pengap dan nyaman untuk berbelanja.
Pasar yang dikelola PT Sumber Jaya Kelola Indonesia menata sedemikian rupa kios dan lapak pasar. Khusus lapak sayur-mayur, bumbu dapur dan buah-buahan berada di sisi depan pasar, membelah jalan dari pintu utama.
Sedangkan untuk lauk-pauk seperti daging ayam, sapi dan ikan berada di sisi belakang pasar. Jangan khawatir, pelanggan tidak perlu khawatir becek atau bau menyengat. Tempat sampah sudah disiapkan di setiap los lapak. Para pedagang juga telah ditekankan untuk selalu menjaga kebersihan dan mengutamakan kenyamanan pelanggan.
Adyantoro mengatakan, pasar ini dulunya adalah pasar tradisional yang telah direvitalisasi dan berada di area Bintaro Trade Center. Para pedagang sebelumnya yang menjadi pedagang di pasar lama diberikan lapak di pasar modern, tak satu pun dari mereka yang tertinggal.
Pasar modern ini dibangun dengan mengedepankan kenyamanan dan ketertiban. Sehingga belanja di pasar modern diklaim Adyantoro mendapat banyak kelebihan. Di antaranya suasana yang nyaman tidak dan kotor. Barang-barang dagangan yang dijual di pasar modern pun lebih berkualitas.
"Kita melakukan pengecekan di pasar modern. Kita bekerjasama dengan Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan. Kami juga punya alatnya untuk mengecek komoditi pasar modern sehingga barang yang dijual berkualitas," ujar Adyantoro yang mengaku hampir seluruh lapak dan kios di pasar ini sudah penuh.
Pasar yang berdiri sejak tahun 2011 lalu ini menjadi salah satu tujuan warga Bintaro untuk memenuhi kebutuhan dapurnya. Terlebih di hari Sabtu dan Minggu, pasar yang terletak di Jalan Jendral Sudirman, Pondok Aren ini disesaki pembeli.
Apalagi lokasinya sangat strategis, hanya 10 menit dari pintu keluar tol Pondok Aren melalui akses jalan tol lingkar luar Pondok Indah- Serpong. Di samping itu, lokasinya juga hanya 15 menit dari Tanah Kusir - Veteran sekitar 15 menit dan dari arah pusat Kota Tangerang atau Cileduk melalui Cipondoh sekitar 30 menit.