SOROT 335

Serunya Kuliner di Pasar Modern BSD City

Pasar Modern BSD City
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi

Pasar Modern BSD City
Seorang pengunjung berjalan di tengah deretan kios Pasar Modern BSD City. Foto: VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi

img_title Bukan Pasar Biasa

Soal kemananan, pasar ini dijaga pihak pengelola selama 24 jam, baik di dalam pasar hingga ke area parkir. Total, ada lebih dari 500 kios di sini, plus 150 ruko yang mengelilinginya.

Pasar modern BSD City, biasanya ramai pengunjung di hari Sabtu dan Minggu. Kalau Minggu, bahkan bisa macet sekali di luar pasar, dan sulit mendapat parkiran. Nah, saat malam, bisanya pengunjung yang datang adalah para penikmat makanan enak. Orang-orang ini biasanya mencari aneka seafood di tenda makanan yang ada di dekat sana.

Yakub, salah satu pedagang sayur di sana, mengaku betah jualan di tempat ini. Dia memilih pasar itu, karena ramai pengunjung dan prospek omzet penjualannya meningkat, apalagi di akhir pekan.

“Saya jualan sudah delapan tahun, sewa tempatnya Rp900 ribu per bulan. Di sini enak, aman, tak ada copet karena security-nya 24 jam,” katanya, Selasa 11 Maret 2015. Di samping punya parkiran luas, pasar ini punya banyak penjual makanan enak, dan juga penjual ikan.



Banyak makanan enak

Saat Anda main ke Pasar Modern BSD City, jangan lupa untuk menjelajah beberapa kuliner enak, yang kini kerap dijadikan tempat nongkrong para enak muda di sekitar Serpong. Berikut, adalah tiga rekomendasi tempat bersantai asyik di pasar ini :

Warung Cah Solo

Di sini, yang dijadikan menu adalan adalah nasi Langgi. Dengan menu ini, lidah Anda akan dibuat bergoyang, karena ketagihan menu andalan di tempat itu. Lokasinya ada di dekat pintu barat dan namanya cukup terkenal, sehingga bertanya pada siapa pun, mereka dengan senang hati mengarahkan di mana lokasi tempat makan ini

Buat yang belum familiar dengan Nasi Langgi, ini adalah menu campuran sambal goreng ati, suwiran ayam, telor pindang, abon srundeng, tempe kering, kentang kering, timun, dan kemangi.

Dengan harga Rp23 ribu, Anda dijamin kenyang bersantap di warung yang buka sejak pagi hari. Sambal goreng atinya pun tidak terlalu pedas, dan rasa abon yang disajikan terkenal manis dan gurih. Sugeng, pemilik warung nasi asal Solo itu mengaku sudah berjualan di sana selama 10 tahun.


Kedai Kopi Origin.Co

Meski baru buka dua bulan, namun tempat kongko ini sudah cukup tenar di kalangan anak muda di sana. Inilah alasan, mengapa banyak anak muda, pegawai kantoran, yang sering hangout murah meriah. Pengelola Origin.Co mengaku menjual kopinya dengan harga Rp20-40 ribu.

Vietnamese drip, adalah salah satu menu andalan di kedai kopi berukuran luas delapan meter itu. Aang, sang pemilik, menjelaskan kopi yang mereka jual, didatangkan langsung dari Vietnam. Dengan bangga, ia pun bercerita bahwa Origin.Co merupakan patner resmi, dari Nha Ca Phe, kedai kopi beken yang sudah beroperasi 1,5 tahun di pasar modern Bintaro.

“Awalnya iseng, saya ini suka kopi. Lalu, saya sering bolak-balik ke Vietnam. Saya berpikir, dari pada orang nongkrong di kafe dengan kopi harga selangit, mending saya buka sendiri, dengan harga kopi, enak namun terjangkau,” kata Aang.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut