SOROT 368

Untung Manis Si Buah Lokal

Suasana di salah satu sudut Pasar PIK
Sumber :
  • VIVA.co.id/Tasya Paramitha
img_title Autobots vs Decepticons Masuk Minecraft, Optimus Prime hingga Megatron Siap Beraksi
Zainut Tauhid mengatakan buah-buahan lokal sering kalah bersaing dengan buah impor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title China Incar Sapu Bersih 7 Emas, Ganda Putra Mendadak Ganti Pemain Jelang Asian Games 2026
Menurut Zainut, Komisi IV sebagai Komisi yang juga membidangi pertanian, selalu mendorong agar impor buah-buahan diawasi lebih ketat lagi. Ia mengakui di lapangan, buah-buahan lokal sering kalah bersaing dengan buah impor.
img_title Debutan Liga Voli Korea Ini Bongkar Peran Besar Megawati Hangestri

"Ya selama ini harus diakui bahwa buah lokal kita kalah bersaing. Kami dari DPR mendorong impor itu dibatasi. Kita harus lebih menggalakan buah lokal," ujarnya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan ini mengatakan kalah bersaingnya buah lokal terhadap impor lebih disebabkan mindset sebagian orang yang menganggap sesuatu yang berbau impor lebih berkualitas daripada lokal. Mindset itu juga menjangkiti para pengusaha.

"Kalau sampeyan masuk ke supermarket atau apa, ini yang ditata apik, rapi, itu kan dari buah impor semua. Sementara buah yang lokal ditempatkan di tempat yang nggak menarik. Harus ada semangat bersama dari berbagai pihak untuk mengembangkan konsumsi buah lokal," terang Zainut.

Apalagi buah-buahan lokal tidak kalah kualitasnya, seperti jeruk, apel, mangga dan lain sebagainya. Hanya ia menyayangkan kebijakan pemerintah yang seperti tidak memihak pada petani lokal.

"Buah lokal kita sebenarnya tidak kalah kualitasnya. Jeruk, dulu kita punya jeruk Kalimantan, itu kan sekarang jarang. Kemudian misalnya apel, ya saya kira banyak lah yang tidak kalah, seperti mangga juga," kata Zainut.

Ismail Ginting, petani buah di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara mengaku sangat terbantu dengan kebijakan pemerintah yang memperketat buah impor.

"Kualitas buah lokal tidak kalah dengan buah impor," ujar Ismail Ginting, kepada VIVA.co.id, Kamis 29 Oktober 2015.

Menurut dia, dengan adanya kebijakan tersebut, petani di Indonesia harus meningkatkan kualitas buah yang diproduksinya. Ginting menilai, jika kualitas buah lokal baik, maka masyarakat pasti akan memilih buah lokal dibanding buah impor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Ia mencontohkan, seperti durian sepintas buah durian asal Sumatera Utara sama dengan buah dari negara lain. "Jika dilihat dari warna ketebalan daging durian akan sama. Tapi kadar alkohol di durian kita paling unggul dibanding durian dari daerah manapun," ujarnya.
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut