- VIVA.co.id/Januar Adi
![]()
Kumpulan foto para wali kota Surabaya di Museum Surabaya. FOTO: VIVA.co.id/Januar Adi Sagita
Ketika berada di dalam museum, pengunjung seolah diajak bernostalgia menikmati Surabaya pada era kolonial hingga 1980an. Di dalam, dipamerkan berbagai hal yang pernah ada di Surabaya. Di antaranya buku catatan sipil pada era kolonial, lalu kostum petugas pemadam kebakaran dari masa ke masa.
Pengunjung juga bisa menyaksikan sejumlah alat transportasi yang pernah ada di Surabaya, seperti bemo dan angkutan umum khas Surabaya, Angkutan Serba Guna (Angguna).
Kumpulan foto para wali kota Surabaya juga menarik dilihat. Mulai dari wali kota pertama, hingga Tri Rismaharini, semua terpasang di dinding museum. Biasanya para pengunjung berfoto selfi di sebelah kumpulan foto itu, seolah jadi wali kota.
Hal itu yang dilakukan Adrianne (28), wisatawan asal Mojokerto. “Siapa tahu nanti saya bisa tertular,” katanya, tersenyum.
Museum Surabaya
Lokasi
Jalan Tunjungan, Kota Surabaya
Akses
Dari Bandara Juanda naik Bus Damri jurusan Terminal Bungurasih, lalu naik Lyn jurusan DKM ke arah Terminal Joyoboyo, lalu naik bus kota tujuan Jalan Tunjungan, turun di depan Museum Surabaya. Sedangkan dari Stasiun Pasar Turi, naik angkot Lyn DA, dan turun di Tunjungan Plaza. Setelah itu, jalan kaki menuju museum.
Buka pukul
09.00-21.00
Tiket masuk
Gratis
Hotel di sekitar lokasi
Hotel Majapahit, Hotel Varna, Hotel Tunjungan, Hotel Swiss Bell Inn Tunjungan, Hotel City Hub, Hotel Bekizaar, Hotel Cleo
3. Jembatan Merah
Nama Jembatan Merah tidak asing di telinga. Jembatan Merah terkenal karena menjadi saksi pertempuran arek-arek Suroboyo melawan tentara Sekutu, menjelang pertempuran besar tanggal 10 November 1945. Tempat terbunuhnya Jenderal Inggris, Brigadir Jenderal AWS Mallaby.
Akses Jembatan Merah sangat mudah. Banyak angkutan umum melewati wilayah ini. Mulai dari bus kota, hingga angkot.
Jembatan Merah menarik dikunjungi karena memiliki latar belakang gedung-gedung bergaya Eropa, yang juga sudah menjadi bangunan cagar budaya. Sehingga, bagi mereka yang sangat suka fotografi, tempat ini sering jadi buruan. Kota lama bergaya Eropa.
![]()
Penampilan Jembatan Merah pun belakangan makin cantik. FOTO: VIVA.co.id/Januar Adi Sagita