- Instagram/han_yoora
"Pokoknya sudah dua digit, hehehe..." katanya saat dihubungi.
Namun, tarif tersebut adalah tarif yang dibayarkan pada perusahaan. Sebab, status Yoora di perusahaan produksi itu sebagai karyawan, maka Yoora menerima haknya seperti karyawan lainnya alias dengan sistem gaji.Â
Meski begitu, bagi Yoora, bergabung bersama perusahaan lebih membuatnya nyaman. Ia suka karena bisa membuat konten yang lebih bagus bersama rekan tim lainnya daripada harus kerja sendirian.
EBLO juga menaungi YouTuber lain yang juga orang Korea. Akan tetapi, terkait rate card, Yoora punya tarif yang berbeda karena jumlah subscribers dan jam terbangnya yang sudah lebih lama.
Memajaki selebgram dan YouTuber
Potensi penghasilan yang besar dari para selebgram dan juga YouTuber saat ini kembali jadi sorotan Direktorat Jendral Pajak. Gaung memajaki para selebgram dan YouTuber pun kembali santer terdengar.
Goizza, selebgram yang juga seorang PNS Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama di Temanggung menjelaskan, secara umum siapapun yang sudah mendapat penghasilan, baik itu selebgram maupun karyawan kantoran sudah harus bayar pajak penghasilan.Â
"Cuma bedanya kalau selebgram kita yang harus menghitung sendiri pajak kita karena kita sendiri yang tahu penghasilan kita berapa," katanya.
Goizza pun bertutur bahwa ia termasuk selebgram yang taat pajak. Karena sudah bergabung dengan Indovidgram, pajak dari pendapatan yang terima sudah dipotong langsung sesuai ketentuan. Pihak agensi pun memberi bukti potong pajak tersebut.
Menurutnya, masalah pajak selebgram ini bukan lagi soal setuju atau tidak, karena memang selebgram sudah harus bayar pajak sejak dahulu. Namun, saat ini pemerintah menyoroti media sosial sebagai ladang subur untuk perpajakan.Â
"Banyak yang sudah menerima penghasilan per bulan sampai ratusan juta rupiah hanya dari media sosial saja," kata Goizza lagi.
Begitu juga dengan Edho Zell yang pernah membuat video khusus soal pajak selebgram ini di akun YouTubenya. Dalam video tersebut, Edho memperlihatkan bukti lapor pajak yang selama ini ia lakukan.
Meski begitu, Edho mengaku tak paham pajak. Beruntung ia punya istri yang pernah bekerja di bank yang lebih paham soal hal tersebut. Urusan pajak pun disebut Edho jadi urusan konsultan pajak yang mereka percayai dan juga manajemennya.