SOROT 445

Perempuan Pendorong Perubahan

Ketua Yayasan Komunitas Guru Belajar, Najeela Shihab (berkerudung hitam).
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Diza Liane Sahputri

"Dan tidak semua pemangku kepentingan ikut di dalamnya. Sekolah itu seperti hanya mengurusi muridnya saja," kata dia.

img_title Ayo Berburu Diskon! Ini Deretan Promo Spesial Makanan dan Minuman di Hari Kartini 2026

Padahal, dalam pandangannya, pendidikan adalah kunci dari perjalanan sukses sebuah bangsa dan ditegakkannya demokrasi. Kalau pendidikan tidak diubah, dampaknya anak-anak tidak akan mendapatkan pendidikan yang memerdekakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apa yang dialami anak-anak sekarang di dalam kelas, masih sama dengan apa yang dilalui anak-anak puluhan tahun lalu. Sementara perubahan sudah begitu pesat."Jadi berarti perubahan pendidikan itu urgent, harus terjadi secepat-cepatnya," ucapnya.

img_title Hari Kartini Bukan Sekadar Kebaya, Ini Makna Emansipasi yang Sering Dilupakan

Ia pun beranggapan, pendidikan di Indonesia itu sebenarnya banyak salah kaprah. Untuk itulah, melalui kampus guru cikal, sekolah cikal, keluarga kita dan inibudi, Najeela berusaha melawan ‘si salah kaprah’.

Namun katanya, meyakinkan orang butuh waktu. Apalagi, program-program yang dibuatnya, tidak melibatkan para ahli.Padahal, belajar sesuatu sebenarnya bisa dilakukan dengan siapa saja. Ia memberi contoh, di komunitasnya guru cikal, seorang guru diyakinkan tidak harus belajar dengan ahli. Guru, juga bisa belajar dari sesama guru lain, orangtua pun juga begitu.

img_title Banyak yang belum Tau! Hari Kartini Pertama Kali Ditetapkan oleh Soekarno, Ini Sejarah Lengkapnya

"Orang merasa enggak percaya kita bisa belajar dari orang lain bukan dari profesor, itu susah meyakinkan orang."

Ini seolah jadi miskonsepsi yang mengakar. Sehingga, bukan hal yang mudah meyakinkan semua orang. Ibu tiga anak ini bahkan pernah merasa frustasi, karena proses perubahan dari apa yang digagasnya berjalan sangat lambat. 

Apalagi, ketika training untuk guru banyak diberikan, tapi perubahan perilakunya susah. Atau sudah membuat riset-riset tentang kebijakan, namun kebijakan lama kembali lagi. 

"Memang proses perubahannya lama, sehingga kadang kaya frustasi, sebenarnya kita melakukan sesuatu itu ada dampaknya ada atau tidak."

"Sering juga yang aku rasain dahulu itu rasanya sendirian. Jadi banyak orang yang ngerjain sesuatu di pendidikan ini tapi jarang kerja sama."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, jika antara guru saling kolaborasi dan saling bertukar pikiran tentang cara dan program mengajar yang keren, akan sangat mendatangkan manfaat. Namun yang terjadi, justru para guru lebih suka mengembangkan metode pengajaran sendiri-sendiri.

"Itu juga yang aku berusaha kalau mengerjakan sesuatu coba berkolaborasi dengan yang lain. Karena bisa dampaknya lebih besar dan belajar satu sama lain jadi rasanya enggak frustasi dan kesepian."

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut