- REUTERS/Darren Whiteside
Untuk itu, Miranti menuturkan, perusahaan masih akan terus melakukan ekspansi. Tahun ini, Matahari Department Store telah membuka lima gerai baru dan hingga akhir 2017 akan membuka 1-3 gerai baru lagi.
"Sampai 28 September 2017, Matahari masih memiliki 156 gerai. Dan hanya akan menutup dua gerai di Pasaraya Blok M dan Pasaraya Manggarai, bahkan belum memiliki rencana menutup gerai lain," tutur Miranti kepada VIVA.co.id.
Dalam laporan keuangan perusahaan yang disampaikan ke PT Bursa Efek Indonesia, beban pokok penjualan dan pendapatan Matahari memang meningkat sekitar 9,8 persen. Per 30 Juni 2017, beban pokok penjualan tercatat Rp2,08 triliun, naik dibanding periode sama 2016 yang hanya Rp1,89 triliun.
Namun, tidak tercapainya target pendapatan dari dua gerai yang ditutup, ternyata masih membuat kinerja keuangan Matahari bertumbuh.
Pada semester I-2017, Matahari Department Store mencatatkan penjualan dan pendapatan usaha Rp5,73 triliun. Perolehan penjualan ini meningkat sekitar 10 persen dibanding periode sama 2016 yang membukukan Rp5,17 triliun.
Laba perseroan juga masih tumbuh dari Rp1,15 triliun pada semester I-2016 menjadi Rp1,33 triliun pada periode sama 2017.
Sementara itu, terkait dengan kondisi karyawan saat menutup dua gerai tersebut, Miranti mengatakan, perusahaan akan melakukan pemindahan karyawan ke beberapa gerai lain yang membutuhkan.
Kondisi yang dialami Matahari Department Store, juga dirasakan peritel lain. Faktor lesunya ekonomi hingga kesulitan akses disebut ikut memengaruhi geliat ritel di ibu kota.
![]()
Pejalan kaki melewati gerai Ramayana yang sudah tutup di kawasan Siliwangi, Tangerang Selatan. (VIVA.co.id/M Ali Wafa)
Sekretaris Perusahaan PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS), Setyadi Surya, mengungkapkan, penutupan gerai ritel konvensional adalah hal biasa. Terlebih di tengah kondisi ekonomi Indonesia yang sedang lesu.
Menurut Setyadi, saat ekonomi sedang lesu, wajar pula jika ada gerai yang tak mencapai target segera ditutup. Upaya itu dilakukan perusahaan untuk menutup kerugian dan mengurangi subsidi silang.
“Kami pernah mengalami hal itu, tapi yang kami tutup waktu itu adalah counter-nya. Bukan gerainya, gerai sama counter beda ya,” ujar Setyadi kepada VIVA.co.id.