- VIVA.co.id/Lucky Aditya
Salah seorang pengunjung, Muhamad Avicenna dari Gresik, mengaku tertarik datang ke Kampung Warna-warni karena rasa penasaran. Ia mengaku mendapat informasi dari media massa dan media sosial.Â
"Istimewanya setahu saya ini yang pertama di Indonesia. Saat ini banyak yang serupa tapi ada bedanya, karena ini kampung tematik warna pertama di Indonesia," kata Avicenna.Â
Ia memuji pengelolaan Kampung Warna-warni yang semakin baik dari hari ke hari. Hal ini, ujarnya, memperlihatkan bahwa masyarakat mulai mandiri dengan memberdayakan lingkungan di sekitar mereka sendiri.
Meski demikian, dia berharap Kampung Warna-warni bisa terus berinovasi. Tak hanya menjual bangunan berwarna-warni. "Seperti ada gelaran atau event kesenian setiap dua minggu sekali atau satu bulan sekali," ujar Aviecenna. (ms)