"Saya Bersyukur Bisa Mempersatukan Dua Tokoh Besar"

Hanifan Yudani, Atlet Pencak Silat yang Peluk Jokowi-Prabowo
Hanifan Yudani, Atlet Pencak Silat yang Peluk Jokowi-Prabowo
Sumber :
  • VIVA/Muhamad Solihin

Orangtua membentuk saya dengan cara yang tidak memaksa. Jika ada pertandingan ikut, perlahan saja. Sudah rejeki, Alhamdulillah setiap pertandingan menang.

Kemudian, saya diajak berpikir, menganalisis setiap pertandingan. Itu sejak kelas 6 SD. Oh ini teknik ini dan lainnya. Baik di kejuaraan nasional maupun internasional. Jadi saya diajarkan semua berjalan saja seperti air mengalir oleh mereka.

Semua kerja keras Anda tak lahir dengan instan. Di kamar, Anda selalu menuliskan kata-kata motivasi. Tujuannya apa? Efektifkah itu?

Menurut saya efektif. Itu merangsang semangat saya. Ketika kita mengalami suatu kegagalan terutama bertanya pada diri sendiri.

Kata-kata motivasi yang selalu saya ingat, "Biarkanlah masa lalumu jadi sejarah dan buatlah sejarah untuk masa depanmu."

Berbagai macam perjuangan itu akhirnya mulai terbayar di Asian Games 2018. Di depan publik sendiri, Anda menyabet medali emas. Rasanya seperti apa?

Alhamdulillah, saya sebagai Warga Negara Indonesia, merasa beruntung bisa memberikan yang terbaik untuk Tanah Air.