30 Finalis Sayembara Design Homestay Berebut Jawara
- VIVA/ Beno Junianto
”Ke-30 finalis memperlihatkan design yang bagus dan menarik, untuk nama-nama finalis kami tidak bisa informasikan dulu, biar nanti tanggal 25 Oktober menjadi sebuah kejutan,” katanya. Namun, baik Hendra maupun Hiramsyah Sambudhy Thaib, Ketua Tim Pokja Percepatan 10 Bali Baru masih merahasiakan siapa-siapa pemenangnya. Mereka ingin, acara pengumuman nanti berlangsung surprise dan tidak bocor dulu.
Diantaranya adalah, Rumah Tongging, Jabu Labas, Jabu Na Ture, Kota Tua Jakarta, Naung Kampung Papagaran, Teras Manggarai, Baur Labuan Bajo, Rumah Singgah, Rumah Undak, Rumah Separo, Rumah Moro, Morotai The Lost Pearl, Rumahku, Panggong, Umah Papan, Thin House, Imah Nelayan, Imah Ngentep, Compact Rural, Rumasamadilaut, Romadilau, Roma Boe, Omah Payon, Gnomon Urip, Pawon Boto, Tata Titi Luri Tengger, Angsal Tengger Homestay, Dusun Guyub.
Terpisah, Kepala Bekraf Triawan Munaf mengatakan, terima kasih kepada pihak yang telah bekerjasama mengadakan perhelatan ini. Kata Triawan, arsitektur di bawah naungan Bekraf, maka Bekraf mensupport sayembara ini agar para arsitek Indonesia jadi memikirkan karya desain yang berkarakter dengan kearifan lokal.
”Sehingga nantinya dapat membantu melestarikan arsitektur nusantara, mengkinikan dan menduniakan arsitektur nusantara menjadi kebanggaan bangsa kita, dan mendukung program Kementerian Pariwisata terkait dengan homestay,” kata Triawan.
Peluncuran Sayembara ini merupakan salah satu usaha pemerintah dalam program pengembangan daerah wisata untuk meningkatkan jumlah wisatawan dengan membangun 100.000 homestay di 10 destinasi wisata prioritas Indonesia yang sudah ditetapkan oleh Presiden RI Joko Widodo.
Pemerintah mewajibkan bentuk bangunan homestay menggunakan arsitektur nusantara dengan melibatkan para desainer, arsitek dalam Sayembara.
”Arsitektur Nusantara ini, kami ingin mengembalikan arsitektural tradisional yang khas dan saat ini sudah banyak yang hilang. Hal ini juga sesuai dengan program Desa Wisata yang dicetuskan Presiden Joko Widodo, juga sejalan dengan rencana pembangunan 100.000 homestay yang bakal dimulai 2017 nanti,” ujar CEO Propan Raya Kris Adidarma.(webtorial)