Garuda Tambah Flight ke Bali dari Melbourne
- ANTARA/M Agung Rajasa
Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Manajemen Strategis Priyantono Rudito mengatakan bahwa kegiatan ini adalah marketing strategi yang melibatkan sinergitas antara Kemenpar, Garuda Indonesia dan Helloworld. "Jadi lahirlah penawaran khusus yang bisa memantik kedatangan wisatawan, terima kasih Garuda Indonesia yang terus konsisten membuka akses wisatawan Australia ke Indonesia," kata pria yang tinggal di Bandung itu.
Sementara itu Manager MD Ultimate Golf, Craig Gallie Australia membenarkan bahwa Bali merupakan destinasi idola masyarakat Australia. Namun, dia berharap pemerintah Indonesia juga bisa membuka akses yang lebih besar lagi ke destinasi selain Bali, contohnya seperti Batam dan Bintan yang memiliki lapangan golf yang mumpuni dan cantik menawan.
"Peluang untuk pasar Australia datang ke Batam dan Bintan terutama Niche Market di Bidang Golf sangat berpotensi, terutama terhadap value for money yang ditawarkan oleh pihak Golf Course yang dimiliki oleh Batam dan Bintan. Saya akan buka kerjasama dengan beberapa Golf Course di Batam dan Bintan, sehingga masyarakat Australia juga bisa datang ke Batam dan Bintan selain Bali, tentunya ini butuh dukungan berbagai pihak,"kata Craig.
Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam berbagai kesempatan selalu memaparkan bahwa pasar Australia adalah pasar potensial yang harus terus digoda untuk datang ke tanah air. "Australia merupakan pasar yang pertumbuhannya sangat positif, selain Tiongkok, Singapura, Malaysia. Ini harus dijaga dengan atraksi, amenitas dan akses yang ada di negara kita,"kata Menteri asli Banyuwangi ini.
Menpar mengatakan, sangat penting untuk mengoptimalkan promosi pariwisata Indonesia di Australia yang merupakan salah satu negara fokus pasar utama.
"Australia bertumbuh sangat bagus, artinya sustainability-nya oke, sizenya besar, spread-nya juga besar, apalagi dekat dengan negara kita," ujar Menpar Arief Yahya.(webtorial)