NU Versus NU

Pojok KC - Wapemred tvonenews.com Ecep S Yasa, background bendera NU.
Sumber :
  • tim tvonenews

Namun, terbukti NU toh tetap solid dan hingga kini tahan segala cuaca. Seperti suami istri yang hanya butuh tidur bareng untuk meredakan ketegangan pada saat dompet semakin menipis di akhir bulan, gegeran itu pada saatnya akan selesai setelah para kiai duduk bareng, gayeng sambil klekaran, ngopi dan merokok.

img_title Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Bogor Semalam, Ternyata Bukan Rapat Kabinet

Saya menenangkan diri soal gegeran jelang coblosan ini dengan mengingat lagi tradisi yang mapan di NU soal perbedaan pendapat. Otokritik mengalir dalam darah setiap warga NU secara organik. Setiap yang pernah mengikuti  forum-forum Bahtsul Masail pasti tahu para kiai terbiasa berdebat secara diametral dan sengit soal permasalahan hukum di masyarakat. Argumentasi, hujjah, dalil disampaikan dengan jernih karena berdasarkan dari Al-Qur’an, Hadits, dan kitab kuning.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hanya, seperti yang disebut teman saya, eman eman, sangat sayang jika payung besar hanya untuk sibuk memayungi satu kubu saja.

img_title Prabowo Ulang Tahun Hari Ini, Listyo Sigit Beri Pesan soal Masa Depan Indonesia

Banyak yang bilang, NU dan juga Muhammadiyah adalah pakunya republik. Bagian dari gerbong besar masyarakat sipil yang terbuka dan demokratis. Kenapa kita tidak pecah berkeping keping seperti Yugoslavia atau Serbia ketika mengalami masa peralihan yang keras dan berdarah pada 1965 dan 1998, ya karena peran dua lembaga ini yang berakar kuat di desa-desa dan kota-kota seluruh Indonesia.

img_title Menteri Ara Ungkap Isi Rapat Kabinet di Istana Bogor, Ini yang Dibahas Prabowo

(Dok - KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) (kedua dari kiri). Sumber: ANTARA)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saya teringat dawuh Mustasyar PBNU KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) saat menghadiri Lailatul Ijtima PWNU Jateng, 13 Januari 2024  yang menyatakan bahwa pola pikir NU harus seperti sikap kiai pesantren. Semua dilayani, menyediakan diri untuk masyarakat. Ulama tidak mengurusi politik saja, tapi bagaimana manfaat.

Politik ala NU harusnya bukan politik praktis karena fokus politik NU adalah politik tingkat tinggi, politik kebangsaan dan politik kerakyatan. Sangat rugi bagi kita semua  jika jamiyah besar ini hanya dijadikan "posko politik". (Ecep Suwardaniyasa Muslimin)

Presiden Prabowo Subianto

75 Tahun Prabowo 14 Kali Lolos dari Maut, Asisten Khusus Presiden Bongkar Cerita di Balik Tangis Kepala Negara

Asisten Khusus Dirgayuza Setiawan mengungkap kisah-kisah di balik sikam diam dan tangisnya Presiden Prabowo Subianto yang kini telah menginjak usia 75 tahun.

img_title
VIVA.co.id
18 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut