Chicago Marathon, Kiptum & Mimpi Menuju ke Sana?

Kolase Foto - Pojok KC: Chicago Marathon, Kiptum & Mimpi Menuju ke Sana
Sumber :
  • tim tvonenews

Hampir semua atlet lari Kenya berasal dari Rift Valley. Kipchoge sebelum jadi legenda marathon adalah pelari jarak jauh 5.000 meter di Lembah Valley. Brigid Kosgei yang memecahkan rekor dunia wanita di Chicago Marathon juga berasal dari Lembah Valley. Juga selalu muncul pelari muda dari kawasan ini, Joyciline Jepkosgei yang berhasil meraih juara untuk kategori wanita dalam New York Marathon juga hasil gemblengan kamp pelatihan ini.  

img_title Sabu 2,1 Ton dan Jurnalisme “Kaki”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Chicago Marathon, Kiptum & Mimpi Menuju ke Sana

Photo :
  • ist

img_title Onerun10K dan Cara Membaca Kota

Saya tahu Ketua Umum Pengurus Besar Atletik Seluruh Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan pasti menyadari momentum ini, saat demam lari tengah menghinggapi masyarakat Indonesia. Saya mendengar sebuah Pusat Pelatihan Atletik baru telah selesai dibangun dan siap digunakan untuk menggembleng bibit bibit pelari kita. Kabarnya pembangunan "kawah candradimuka" atletik ini menghabiskan dana hingga Rp 94 miliar di Pangalengan, Jawa Barat.

Ini jadi langkah baru yang cukup menjanjikan. Karena kita tahu, tempat berlatih bagi atlet lari selama ini hanya ada di Stadion Madya Senayan. Tempat berlatih ini hanya cocok untuk ajang latihan kecepatan. Belum lagi banyaknya kegiatan yang digelar di tempat ini, seringkali kepentingan utama, yakni untuk sarana berlatih atletik justru dinomor duakan.

img_title Centeng Demokrasi

Ihwal Pangalengan dan sekitarnya dijadikan sentrum latihan bagi saya amatlah baik. Dengan ketinggian lebih dari 1.500 meter di atas permukaan laut, dengan kontur jalan yang berbukit bukit sangatlah ideal untuk menggembleng kemampuan fisik atlet kita. Lari di dataran tinggi adalah jawaban untuk meningkatkan kapasitas dan daya tahan pernapasan VO2 max.

Saya juga mendengar di area seluas 4,7 hektar dari total 10 hektar lahan ada banyak lintasan lari yang disediakan. Selain lintasan 400 meter dalam satu putaran, pemerintah juga membangun lintasan untuk latihan kecepatan sepanjang 100 meter. Ada pula kamar atlet yang kabarnya bisa menampung 90 atlet.

Seharusnya dengan fasilitas baru ini akan banyak kita peroleh kabar gembira dari lapangan atletik. Sebab tanpa dukungan fasilitas pun militansi pelatih untuk melahirkan bibit bibit pelari unggul dari sekitar Pangalengan sudah tumbuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Chicago Marathon, Kiptum & Mimpi Menuju ke Sana

Photo :
  • NY Times

Tiba tiba saya teringat dengan Agung Mulyawan yang tak lelah mengajak bocah bocah Pengalengan untuk berlari. Dengan biaya sendiri ia membeli tanah, membangun rumah sederhana beserta beberapa  mess untuk tempat tinggal atlet, mencari donatur sebisanya untuk membiayai kegiatan tempat yang diberi nama Agung Mulyawan Track Club.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut